KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka di Kabupaten Kutai Barat diisi dengan kegiatan Ulang Janji dan Renungan Malam. Rangkaian acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di halaman Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Barat, Kamis (13/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati Kutai Barat Frederick Edwin.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian acara diisi dengan apel penghormatan, renungan suci untuk mengenang jasa para pendiri dan pendahulu Gerakan Pramuka, serta pembacaan amanat resmi bupati.
Baca Juga: Surplus Dagang Kaltim Capai USD973 Juta, Nonmigas Jadi Penopang Utama
Melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati, Bupati Frederick Edwin menyampaikan bahwa renungan malam menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam pembinaan generasi muda.
Menurutnya, pembinaan tersebut diperlukan agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, disiplin, kreatif, dan memiliki semangat pengabdian.
"Renungan Suci ini hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk mengenang jasa para pendiri Pramuka, para pendahulu, sekaligus memperkuat komitmen dalam pembinaan generasi muda agar menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, disiplin, kreatif, dan memiliki semangat pengabdian," ujar Nanang saat membacakan sambutan tersebut.
Selain apel dan renungan, peringatan HUT Pramuka tahun ini juga mengusung tema nasional "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045".
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Kutai Barat berperan aktif menanamkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dan lingkungan kepada para anggotanya.
Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya ruang kreativitas bagi anggota muda Pramuka. Kegiatan pembinaan ke depan diharapkan mampu memberikan wadah bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, mencoba hal-hal baru, serta mengembangkan potensi diri.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Terbaru, 14 Agustus 2026: Kemerdekaan dan Alquran Bukan Bahan Lelucon
"Saya juga memberikan perhatian khusus terhadap kreativitas anak-anak Pramuka. Berikan mereka ruang untuk berkarya, berinovasi, mencoba hal-hal baru, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Kreativitas mereka adalah investasi penting bagi masa depan Kutai Barat," tegas Bupati melalui amanatnya.
Rangkaian kegiatan malam itu ditutup dengan harapan agar Gerakan Pramuka terus konsisten menjadi wadah utama dalam mencetak generasi muda Kutai Barat yang tangguh, peduli terhadap lingkungan, dan siap menjadi bagian dari pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Editor : Ery Supriyadi