KALTIMPOST.ID-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Barong Tongkok-Linggang Bigung, Kutai Barat (Kubar), Minggu (16/8).
Insiden yang melibatkan sepeda motor dan mobil itu menyebabkan seorang pengendara mengalami luka parah serta dua kendaraan rusak berat.
Kecelakaan terjadi di Kampung Balok Asa RT 007, tepatnya di depan Kantor Partai Gerindra.
Sepeda motor bernomor polisi KT 3918 PAI terlibat benturan dengan Daihatsu Xenia bernomor polisi KT 1840 IO.
Baca Juga: Pertamina Tambah Lima Titik Pertalite di Balikpapan, SPBU Kilometer 13 dan 15 Layani Biosolar 24 Jam
Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh di lokasi, kecelakaan diduga bermula ketika pengendara sepeda motor berusaha menyalip kendaraan lain yang berada di depannya.
Pada saat bersamaan, Daihatsu Xenia datang dari arah berlawanan. Benturan keras antara kedua kendaraan kemudian tidak dapat dihindari.
“Infonya menyalip kendaraan lain,” ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Kerasnya benturan membuat mobil kehilangan kendali. Kendaraan tersebut bergerak hingga puluhan meter sebelum akhirnya berada di sisi kanan jalan.
Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka parah di sejumlah bagian tubuh. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kondisi kedua kendaraan juga menunjukkan kuatnya benturan. Sepeda motor mengalami kerusakan berat.
Sedangkan Daihatsu Xenia rusak parah pada bagian depan sebelah kanan sehingga tidak dapat dikemudikan.
Baca Juga: Tanam 1.708 Pohon di IKN, Rektor Universitas Mulia Sebut Investasi Ekologis untuk Masa Depan
Kecelakaan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas Barong Tongkok-Linggang Bigung.
Kendaraan yang mengalami kecelakaan berada di sekitar badan jalan sehingga pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraan.
Petugas kepolisian dari Polres Kubar yang tiba di lokasi kemudian melakukan penanganan.
Selain melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengatur arus lalu lintas serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Hingga informasi ini dihimpun, kronologi dan penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan hasil pemeriksaan kepolisian.
Informasi mengenai upaya menyalip masih merupakan keterangan awal yang diperoleh dari sumber di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sekaligus kembali mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas Barong Tongkok-Linggang Bigung.
Manuver mendahului kendaraan membutuhkan jarak pandang dan ruang yang cukup, terutama ketika terdapat kendaraan dari arah berlawanan.
Pengendara juga diimbau tidak memaksakan diri menyalip apabila kondisi jalan tidak memungkinkan serta tetap mematuhi ketentuan berlalu lintas.
Kedisiplinan berkendara menjadi bagian penting untuk menekan risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan korban maupun kerugian material. (rd)
Editor : Romdani.