Maulid Nabi di Melak, Pemkab Kubar Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:27 WIB
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Hidayah, Melak Ulu, Kutai Barat, Senin (17/8/2026) malam.
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Hidayah, Melak Ulu, Kutai Barat, Senin (17/8/2026) malam.

 
KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Hidayah, Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, Senin (17/8/2026) malam.

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat serta ratusan warga setempat.

Hadir dalam acara itu Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam (Asisten II) Kabupaten Kutai Barat Ali Sadikin, didampingi Camat Melak Asrin Surianto. Turut hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kaum muslimin dan muslimat dari berbagai wilayah Kecamatan Melak.

Baca Juga: Bantuan Tak Cukup, DPRD Mahulu Soroti Infrastruktur Jalan

Dalam sambutannya, Ali Sadikin mengajak seluruh jamaah memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat berkumpul untuk memperingati hari lahir Rasulullah SAW.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh makna dan keberkahan,” ujar Ali Sadikin.

Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Ali juga mengimbau umat Muslim agar senantiasa menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai suri teladan, khususnya dalam menerapkan nilai-nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, keikhlasan, kepedulian sosial, serta ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain memperkuat aspek spiritual, Ali menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat terus bersinergi dengan Pemkab Kutai Barat dalam menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, dan kedamaian daerah.

Menurutnya, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang aman dan kondusif.

Baca Juga: Gudang di Pasar Pandan Sari Balikpapan Terbakar, Pikap Ikut Hangus

Menutup sambutannya, Ali berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dapat menjadi sarana untuk membersihkan hati, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, dan merata.

Rangkaian acara berlangsung dalam suasana hangat. Momen tersebut sekaligus merefleksikan kuatnya rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di kalangan warga Muslim Kecamatan Melak. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Kecamatan Melak Maulid Nabi 1448 H Pemkab Kutai Barat Kutai Barat