Lantik Pengurus TP-PKK Kampung dan Kelurahan, Bupati Kutai Barat Tekankan Penanganan Stunting

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:42 WIB
SAH: Pelantikan pengurus TP PKK tingkat kampung dan kelurahan.
SAH: Pelantikan pengurus TP PKK tingkat kampung dan kelurahan di Kutai Barat.

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kutai Barat menggelar pelantikan dan pengukuhan Ketua TP-PKK tingkat kelurahan dan kampung, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat pada Kamis (20/8/2026).

​Bupati Kutai Barat Frederick Edwin berharap para pengurus dapat mengemban amanah dengan baik serta memahami dan mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara konsisten di wilayah masing-masing.

Bupati secara khusus menekankan urgensi peran TP-PKK dalam mendukung percepatan penanganan stunting atau tengkes. Ia menginstruksikan agar PKK tingkat kampung tampil sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi gizi seimbang kepada ibu hamil serta ibu menyusui, yang dibarengi dengan pemantauan aktif melalui posyandu.

Baca Juga: Pemkab Kubar Ikuti Monev Keterbukaan Informasi Publik Kaltim, Perkuat Transparansi Pemerintahan

​“Masalah stunting atau tengkes masih menjadi tantangan kita bersama. PKK Kampung harus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi ibu hamil dan menyusui mengenai pentingnya gizi seimbang,” tegas Bupati Edwin.

Ketua TP-PKK Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, memberikan pesan tegas agar para ketua yang baru dilantik tidak terjebak dalam rutinitas seremonial. Ia menuntut adanya orientasi kerja keras dan kerja nyata yang memberikan dampak langsung bagi warga.

Baca Juga: Kubar Jadi Tuan Rumah Trakindo Fest 2026, Teknologi Alat Berat Dipamerkan

​Maria juga mendorong para pengurus PKK untuk proaktif menggali dan mengembangkan potensi lokal di setiap kampung agar menjadi sumber daya yang produktif. Langkah ini perlu diimbangi dengan perluasan jaringan kerja sama dengan berbagai pihak eksternal, termasuk perusahaan swasta dan lembaga perbankan melalui program corporate social responsibility (CSR) maupun community development (ComDev).

​“Galilah potensi setiap kampung, kembangkan dan majukan potensi tersebut menjadi sumber daya potensial yang menghasilkan,” pesan Maria kepada para pengurus yang baru dikukuhkan. (*)

Editor : Duito Susanto
TP PKK Kubar Frederick Edwin penanganan stunting Maria Christina Mozes Edwin Kutai Barat