Bupati Kutai Barat Tinjau Titik Api di Damai, Perusahaan Diminta Bantu Tangani Karhutla

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:07 WIB
TURUN LANSGUNG: Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Sekretaris Daerah Erik Victory, Kepala Pelaksana BPBD Yudianto Rihartono, Kepala Perumda Air Minum Untung Surapati, serta unsur Forkopimda turun langsung meninjau sejumlah titik api di wilayah Kecamatan Damai, Jumat (21/8/2026).
TURUN LANSGUNG: Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Sekretaris Daerah Erik Victory, Kepala Pelaksana BPBD Yudianto Rihartono, Kepala Perumda Air Minum Untung Surapati, serta unsur Forkopimda turun langsung meninjau sejumlah titik api di wilayah Kecamatan Damai, Jumat (21/8/2026).

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin turun langsung meninjau sejumlah titik api di Kecamatan Damai, Jumat (21/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan cepat dan terkoordinasi.

Frederick didampingi Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory, Kepala Pelaksana BPBD Kutai Barat Yudianto Rihartono, Kepala Perumda Air Minum Untung Surapati, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dari hasil peninjauan, status penanganan karhutla di Kutai Barat masih berada pada level siaga dan belum mengalami peningkatan.

“Untuk sementara ini belum ada peningkatan status, masih siaga. Namun kami berterima kasih kepada BPBD Kutai Barat, kepolisian, TNI, dan perusahaan di sekitar lokasi terjadinya karhutla yang telah membantu memadamkan kebakaran,” ujar Frederick.

Baca Juga: "Kalimantan Setengah Neraka," DPR Minta Karhutla Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

Perusahaan Diminta Kerahkan Peralatan

Frederick menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi seluruh pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi kebakaran, dinilai penting untuk mencegah api meluas.

Ia secara khusus meminta perusahaan sigap mengerahkan sarana dan peralatan yang dimiliki untuk membantu proses pemadaman.

Peralatan seperti alat berat dan water tank truck diharapkan dapat segera diterjunkan ketika dibutuhkan, terutama ke lokasi yang sulit dijangkau atau berpotensi mengalami perluasan kebakaran.

“Perusahaan yang berada di dekat lokasi diharapkan segera menerjunkan sarana dan prasarana pemadaman yang dimiliki,” tegasnya.

Pemerintah kampung dan instansi terkait juga diminta memperkuat koordinasi. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan peralatan dari perusahaan dapat segera diarahkan ke titik-titik yang membutuhkan penanganan.

Warga Diminta Waspadai Titik Panas

Kepala Pelaksana BPBD Kutai Barat Yudianto Rihartono mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Menurutnya, dinamika cuaca saat ini perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan potensi munculnya titik panas dan kebakaran.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, sekaligus segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman maupun kawasan hutan dan lahan.

Pemkab Kutai Barat terus memperkuat koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, pemerintah kampung, dunia usaha, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengendalian setiap titik api sekaligus meminimalkan dampak karhutla terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Editor : Muhammad Ridhuan
bupati kutai barat karhutla Kutai Barat kebakaran hutan Kutai Barat titik api Kecamatan Damai penanganan karhutla Kubar