Uji Core Drill Titik Acak Ungkap Fakta Lapangan proyek Preservasi Jalan Nasional di Kutai Barat

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:36 WIB
PENGAWASAN: Proses pengukuran pekerjaan dengan menggunakan alat core drill. K SUNARDI/KP
PENGAWASAN: Proses pengukuran pekerjaan dengan menggunakan alat core drill. K SUNARDI/KP

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan pengawasan proyek preservasi ruas Sp Belusuh - Mentiwan, pembangunan infrastruktur strategis tersebut di Kutai Barat kembali diuji.

Di tengah sorotan publik terhadap kualitas preservasi jalan nasional, Kaltim Post ikut meminta pengujian core drill (uji inti) di titik-titik yang ditentukan secara acak di lapangan, tanpa rekayasa, Sabtu (22/8/2026).

​Langkah ini dilakukan guna memastikan apakah ketebalan dan mutu lapisan aspal yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis kontrak kerja yang disepakati.

​Pengujian yang disaksikan langsung oleh tim pengawas teknik dan perwakilan kontraktor pelaksana ini berlangsung di ruas jalan nasional yang tengah dalam masa pengerjaan.

Baca Juga: Diskes Balikpapan Catat Ribuan Kasus ISPA dan Flu Selama Kemarau, Warga Diimbau Pakai Masker

Dalam proses tersebut, jurnalis Kaltim Post secara spontan menunjuk empat titik di badan jalan untuk dibor menggunakan mesin core drill. Keempat titik tersebut masuk dalam kegiatan perbaikan Minor dan Mayor.

Faktanya, terungkap hasil core drill, pekerjaan sesuai dengan DED atau rencana kerja yang telah disepakati. Di mana untuk perbaikan Minor aspal satu lapis dengan ketebalan 5 sentimeter, untuk perbaikan Mayor aspal dengan ketebalan 10 sentimeter, dan rigid beton lapisan lantai kerja 10 sentimeter, rigid beton 38 sentimeter.

"Standar pengukuran menggunakan alat yang namanya Core drill, bukan pakai meter biasa," tegas Quantity dan Quality Engineering, Sunardi. Hasil investigasi membuka fakta yang berbeda, dengan informasi yang menuding menyebutkan pekerjaan tersebut tidak sesuai standar teknis maupun rencana kerja. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
preservasi jalan nasional Jalan nasional Kutai Barat core drill jalan Kutai Barat uji ketebalan aspal proyek jalan Kutai Barat