SENDAWAR – Kalimantan Agro Sukses (KAS Group) memperkuat kesiapan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) yang digelar di lingkungan PT KAS pada 10–12 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan 16 peserta dari unsur internal perusahaan serta menggandeng instansi teknis pengendalian kebakaran hutan.
Head GA KAS Group M.M. Rudi Ranaq, SH, M.Si, C.Me. mengatakan, kesiapan personel menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.
Menurutnya, kemampuan SDM harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) perusahaan, khususnya dalam upaya mitigasi bencana lingkungan.
“Kesiapan SDM operasional serta kepatuhan terhadap standar prosedur operasional perusahaan dalam mitigasi bencana lingkungan, sangat diperlukan dalam menghadapi musim kemarau,” ujarnya, Selasa (25/8).
Pelaksanaan bimtek tersebut mendapat apresiasi dari Daops Manggala Agni Kalimantan XII/Paser-Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan.
H. M. Faisal menilai kegiatan yang dilaksanakan PT KAS menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas SDM dalam pengendalian karhutla. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat mendukung penanganan kebakaran secara lebih aman dan efektif di lapangan.
Baca Juga: KAS Group Perkuat Sawit Berkelanjutan, Enam Perusahaan Kantongi ISPO
“Kami berharap ke depan pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan dengan aman dan mencapai target zero accident, serta terlaksana secara efektif dan efisien,” katanya.
Faisal juga menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemenuhan kewajiban atau mandatori peraturan di bidang perkebunan.
Dia berharap inisiatif PT KAS dapat menjadi contoh bagi perusahaan perkebunan lainnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat upaya pencegahan karhutla secara mandiri.
“Kami berharap pelaksanaan kegiatan yang diinisiasi oleh PT KAS ini dapat menjadi salah satu contoh teladan bagi perusahaan di bidang perkebunan lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pencegahan karhutla secara mandiri,” harapnya.
Melalui kegiatan tersebut, KAS Group menegaskan upaya memperkuat tata kelola perkebunan yang tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, kepatuhan dan perlindungan lingkungan.
Editor : Muhammad Ridhuan