KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Di tengah tantangan penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan, kolaborasi lintas sektor menjadi benteng pertahanan utama dalam menjaga kesehatan publik. Pemkab Kutai Barat bersama Yayasan Jantung Indonesia dan PT BEK bergerak cepat merespons ancaman tersebut melalui aksi kemanusiaan penyaluran 12.000 masker secara serentak, Rabu (26/8/2026).
Keberhasilan gerakan masif ini tentu tidak terlepas dari peran strategis PT Bharinto Ekatama (BEK) yang hadir sebagai sponsor utama, membuktikan komitmen nyata dunia usaha terhadap keselamatan kesehatan masyarakat di wilayah Barong Tongkok dan Sendawar.
Baca Juga: Dampak Fenomena El Nino, Danau Jempang Mengering dan Hambat Aktivitas Warga
Community Development Head PT BEK, Kristinawati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi penting dengan Yayasan Jantung Indonesia Kubar.
"Langkah tersebut merupakan upaya preventif yang dilakukan PT BEK dalam merespons kondisi udara yang kurang baik saat ini. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan para siswa dan guru dapat tetap beraktivitas serta menjalankan proses belajar-mengajar dengan aman menggunakan masker perlindungan," ujarnya.
Rangkaian penyaluran bantuan ini dipusatkan salah satunya di Aula SMP 1 Barong Tongkok. Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa aksi pembagian masker tersebut dipersiapkan dalam waktu yang sangat singkat, yakni sekitar dua hingga tiga hari, demi mengantisipasi dampak buruk polusi udara bagi kesehatan anak-anak sekolah.
Baca Juga: Bupati Frederick Edwin Hadiri Paripurna DPRD Kubar, Lima Raperda Inisiatif Mulai Dibahas
Meskipun terkesan kilat, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus YJI, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Direktur RSUD HIS, serta pihak sekolah yang sudah menyambut baik kegiatan ini, dengan penekanan khusus pada dukungan penuh dari sponsor utama PT BEK.
Berkat sokongan utama tersebut, sebanyak 12.000 masker berhasil disiapkan dan didistribusikan secara merata ke tiga satuan pendidikan, yakni SDN 001 Barong Tongkok, SMP 1 Barong Tongkok, dan SMA 2 Sendawar. Pihaknya berharap bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat nyata bagi perlindungan kesehatan para pelajar di sekolah.
Langkah ini turut mendapat apresiasi tinggi Bupati Kubar Frederick Edwin. Bupati menyampaikan rasa terima kasih kepada YJI di bawah kepemimpinan Maria Christina Mozes Edwin jajaran Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kutai Barat, manajemen PT BEK, serta pihak sekolah yang telah memfasilitasi gerakan kemanusiaan tersebut.
Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi masa depan yang hanya bisa berjalan optimal jika guru dan murid berada dalam kondisi yang sehat dan aman, di mana masker menjadi perisai sederhana yang efektif melindungi diri dari debu, virus, dan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut.
Dalam kesempatan yang sama, para guru diimbau untuk terus menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, sementara para peserta didik diingatkan agar rutin menggunakan masker saat beraktivitas serta menjaga stamina dengan mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Kubar bersama PT BEK dan YJI optimis dapat terus merawat kesehatan masyarakat demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (*)
Editor : Duito Susanto