Preservasi Jalan Sp Belusuh–Mentiwan Berlanjut, Jembatan Muara Lawa Ikut Diperbaiki

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 20:45 WIB
 FOKUS: Salah satu fokus utama BBPJN Kaltim dalam tahap perawatan struktur penunjang adalah Jembatan Muara Lawa.
FOKUS: Salah satu fokus utama BBPJN Kaltim dalam tahap perawatan struktur penunjang adalah Jembatan Muara Lawa.

SENDAWAR – Preservasi ruas jalan Simpang (Sp) Belusuh–Mentiwan terus dikerjakan. Selain peningkatan dan perawatan badan jalan, pekerjaan juga menyasar infrastruktur jembatan yang menjadi bagian penting jalur penghubung masyarakat di wilayah Kutai Barat.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memastikan pekerjaan preservasi terus berjalan. Pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kondisi infrastruktur sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga dan distribusi logistik.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kalimantan Timur Andi Muhammad Ruli Akib mengatakan, pekerjaan di ruas tersebut tidak hanya berfokus pada kualitas jalan. Perawatan jembatan juga menjadi bagian dari pekerjaan preservasi.

“Kegiatan tidak hanya berpusat pada perbaikan kualitas jalan, namun juga menyasar pemeliharaan jembatan,” ungkap Andi saat memaparkan progres pekerjaan preservasi, Rabu (2/9/2026).

Salah satu titik yang menjadi perhatian saat ini adalah Jembatan Muara Lawa. Tim teknis melakukan sejumlah pekerjaan pemeliharaan untuk memastikan struktur jembatan tetap dalam kondisi layak dan aman digunakan.

Pekerjaan antara lain mencakup pengecatan struktur jembatan. Selain memperbaiki tampilan, pengecatan berfungsi memberikan perlindungan pada material besi dari potensi korosi akibat paparan cuaca.

Baca Juga: Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pemkab Kubar Sebar 100 Ribu Masker

Pemeriksaan atau inspeksi struktur juga dilakukan secara menyeluruh. Pengecekan tersebut mencakup kondisi fisik dan integritas jembatan untuk memastikan keamanan saat dilintasi kendaraan sesuai beban yang diizinkan.

Pemeliharaan jalan dan jembatan secara terpadu dinilai penting untuk menjaga umur layanan infrastruktur. Dengan kondisi jalur yang terawat, aktivitas masyarakat maupun distribusi barang di wilayah tersebut diharapkan dapat berlangsung lebih lancar.

BBPJN Kaltim pun mendorong agar pekerjaan preservasi tidak hanya berorientasi pada perbaikan kerusakan, tetapi juga pemeliharaan rutin. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas antarwilayah dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang.

Editor : Muhammad Ridhuan
Infrastruktur Kutai Barat Preservasi jalan SP Belusuh Mentiwan Jembatan Muara Lawa jalan Kutai Barat BBPJN Kaltim