KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kutai Barat mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Se-Kalimantan Timur 2026 tingkat kabupaten, Kamis 3/9/2026).
Keikutsertaan DP2KBP3A dalam forum tersebut diwakili Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Zairin Handani, bersama jajaran staf. Kegiatan turut melibatkan 20 perwakilan forum anak jenjang SMP dan SMA serta perwakilan dari 10 perangkat daerah terkait di lingkungan pemerintah kabupaten.
Perwakilan peserta didik yang hadir berasal dari sejumlah sekolah yakni SMA 1, SMA 2, dan SMA 3 Sendawar, SMK 1, SMK 2 Sendawar, SMK 1 Linggang Bigung, serta SMP 1 Barong Tongkok. Kehadiran para pelajar ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk terlibat langsung dalam proses perencanaan pembangunan yang memperhatikan kebutuhan mereka.
Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Terapkan E-SPK untuk P3K Paruh Waktu, Dorong Transformasi Digital Kepegawaian
Sejumlah persoalan penting turut disuarakan dalam forum, di antaranya dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang mengganggu aktivitas pembelajaran, serta berbagai kebutuhan terkait pemenuhan hak dan tumbuh kembang anak.
Zairin Handani menyampaikan bahwa aspirasi yang dihasilkan dalam musrenbang anak ini akan menjadi bahan yang selanjutnya disusun dan disampaikan oleh Forum Anak Kutai Barat dalam musrenbang tingkat provinsi.
Ia menambahkan, keterlibatan perangkat daerah dalam forum tersebut sangat penting untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi anak. Dengan demikian, aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan yang berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak. (*)
Editor : Duito Susanto