SENDAWAR – Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kutai Barat (Kubar), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kubar menyiapkan 10.000 masker gratis untuk masyarakat.
Dalam dua hari terakhir, sekitar 4.500 masker telah didistribusikan kepada warga di tiga wilayah, yakni Kecamatan Linggang Bigung, Barong Tongkok, dan Melak.
Sekretaris DPC Gerindra Kubar Lorensius mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan instruksi Ketua DPC Gerindra Kubar Ekti Imanuel sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah paparan asap.
“Langkah ini adalah wujud kepedulian nyata dari Ketua DPC kami, Bapak Ekti Imanuel, beserta seluruh keluarga besar Gerindra Kubar terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin memastikan warga tetap terlindungi dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Lorensius, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga: Kabut Asap Kutai Barat, Pemkab dan Kemenkes Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan Warga
Menurutnya, dari total 10.000 masker yang disiapkan, sebanyak 4.500 telah disalurkan melalui sejumlah titik strategis dalam dua hari terakhir. Pembagian diprioritaskan di lokasi dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Di antaranya kawasan lampu merah Barong Tongkok serta Bundaran Jam Thomas–Didik di Melak. Kedua lokasi tersebut menjadi titik pergerakan pengendara, pejalan kaki, aktivitas pasar, hingga masyarakat di sekitar sekolah.
“Sebanyak 10.000 masker kami siapkan, dan sejauh ini sudah 4.500 masker yang disalurkan melalui titik-titik strategis seperti di Barong Tongkok dan Melak dalam dua hari terakhir,” katanya.
Sisa masker akan dibagikan secara bertahap oleh para kader Gerindra ke sejumlah wilayah lainnya di Kubar. Penyaluran tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan perlindungan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.
DPC Gerindra Kubar berharap pembagian masker tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Editor : Muhammad Ridhuan