KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pariwisata kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Pelatihan Barista Coffee.
Kegiatan yang sarat dengan nilai inovatif ini mengusung tagline inspiratif "Ngopi Itu Seni, Melayani Itu Hati" dan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 hingga 9 September 2026 bertempat di Cafe Vintage.
Pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi para pelaku industri kreatif sekaligus menghadirkan sajian kopi terbaik demi mewujudkan standar pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat luas.
Langkah strategis ini mendapatkan perhatian serta dukungan penuh dari jajaran pimpinan tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Komitmen dan arahan nyata dari Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani, serta Sekretaris Daerah Erik Victory menjadi fondasi penting dalam mendorong suksesnya program pengembangan kapasitas SDM di daerah ini.
Baca Juga: PT Berau Coal dan Tim Gabungan Bergerak Bersama, Perkuat Respons Hadapi Karhutla di Kabupaten Berau
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX Sumardi, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pelatihan barista tersebut merupakan respons proaktif pemerintah daerah terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat yang kian dinamis.
"Saat ini animo masyarakat terhadap dunia kopi tengah berada di tingkat yang sangat tinggi, oleh karena itu, program pelatihan ini sengaja dihadirkan agar mampu berjalan selaras dan adaptif terhadap tren industri kopi yang sedang berkembang pesat di tengah masyarakat saat ini, " ujarnya, Senin (7/9/2026).
Melalui sesi pelatihan yang intensif selama dua hari tersebut, para peserta diharapkan dapat menyerap ilmu dan keterampilan secara maksimal untuk menguasai teknik meracik kopi secara profesional.
Penguasaan keahlian ini diyakini tidak hanya akan melahirkan tenaga-tenaga barista yang andal dan berdaya saing, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendongkrak daya tarik pariwisata serta memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Kutai Barat secara berkelanjutan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo