BBPJN Kaltim Genjot Perbaikan Drainase Jalan Nasional di Kutai Barat lewat Program Padat Karya

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 16:48 WIB
INFRASTRUKTUR: Perbaikan drainase di jalan nasional ruas Muara Muntai - Sp Belusuh terus dikerjakan. IST/KP
INFRASTRUKTUR: Perbaikan drainase di jalan nasional ruas Muara Muntai - Sp Belusuh terus dikerjakan. IST/KP

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mengintensifkan perbaikan infrastruktur pada sejumlah ruas jalan nasional melalui program swakelola padat karya.

Langkah preventif ini difokuskan pada perbaikan saluran drainase yang mengalami kerusakan guna mencegah genangan air dan menjaga kenyamanan pengguna jalan.

​Pengawas Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.7 BBPJN Kaltim, Salim, menjelaskan pemeliharaan saluran ini sangat krusial untuk memastikan kelancaran sistem drainase agar air hujan tidak menggenangi badan jalan.

​"Jika aliran air tidak tertangani dengan baik, kerusakan jalan akan lebih cepat terjadi, terutama saat intensitas hujan tinggi," ujar Salim, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Ekspor Nonmigas Kaltim ke Tiongkok Turun 13,63 Persen, Jepang Justru Melonjak 106 Persen

​Selain perbaikan fisik saluran drainase, BBPJN Kaltim melalui PPK 1.7 juga memprioritaskan pembersihan drainase eksisting serta pengendalian tanaman liar sebagai bagian dari penanganan preservasi jalan rutin.

​Dalam pelaksanaannya, program swakelola padat karya ini turut menggandeng partisipasi aktif masyarakat sekitar. Hal ini tidak hanya berdampak pada kualitas infrastruktur jalan, tetapi juga memberikan nilai tambah pemberdayaan ekonomi bagi warga lokal.

​BBPJN Kaltim memastikan kegiatan penanganan infrastruktur jalan dan drainase akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini menjadi komitmen instansi dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Kalimantan Timur. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
perbaikan drainase sendawar BBPJN Kaltim Kutai Barat jalan nasional