Menarung Cup II Kutai Barat Ditutup, Bupati Dorong Pembinaan Atlet Muda

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 19:38 WIB
Turnamen Sepakbola Menarung Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di Kampung Ombau Asa resmi ditutup, Kamis (10/9/2026).
Turnamen Sepakbola Menarung Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di Kampung Ombau Asa resmi ditutup, Kamis (10/9/2026).

SENDAWAR – Turnamen Sepakbola Menarung Cup II Tahun 2026 resmi berakhir. Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin menutup kompetisi tersebut di Kampung Ombau Asa, Kamis (10/9/2026).

Penutupan turnamen turut dihadiri Wakil Bupati Kubar H. Nanang Adriani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah unsur terkait.

Frederick mengapresiasi panitia, peserta, masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, kompetisi sepak bola tidak sekadar menjadi arena mengejar prestasi, tetapi juga wadah membangun kebersamaan, sportivitas, disiplin dan karakter generasi muda.

“Mari kita jadikan kegiatan olahraga seperti ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat, khususnya melalui pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter,” ujarnya.

Menurut Frederick, kompetisi yang digelar hingga tingkat kampung memiliki peran penting dalam membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet muda. Kompetisi berkelanjutan memberikan kesempatan bagi pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Baca Juga: Panggung Kreativitas Anak Kutai Barat, Asosiasi Seni Kubar Helat Festival Karya Pelajar 2026

Karena itu, dia berharap turnamen serupa terus dikembangkan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi olahraga dan berbagai pihak lainnya. Dengan dukungan tersebut, pembinaan atlet di Kubar diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Frederick juga meminta Menarung Cup tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi. Turnamen tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarmasyarakat.

Semangat sportivitas yang dibangun selama pertandingan, lanjut dia, hendaknya tetap dijaga setelah kompetisi berakhir. Nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan.

Kepada pemain yang berhasil meraih prestasi, Frederick berpesan agar capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Sedangkan bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, pengalaman bertanding diharapkan menjadi bekal untuk terus berlatih dan menghadapi kompetisi berikutnya.

Pemkab Kubar berharap Menarung Cup dapat terus menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi sekaligus membentuk karakter yang sehat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas.

Editor : Muhammad Ridhuan
bupati kutai barat Menarung Cup II 2026 Sepakbola Kutai Barat Atlet muda Kutai Barat Turnamen sepakbola Kubar