Dishub Kutai Barat Siapkan Pos Pantau Keselamatan untuk Percepat Respons Darurat Masyarakat

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB
Rapat koordinasi persiapan pembangunan  pos pantau.
Rapat koordinasi persiapan pembangunan  pos pantau.

SENDAWAR — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Barat mematangkan rencana pembentukan Pos Pantau Keselamatan guna memperkuat kesiapsiagaan dan perlindungan bagi masyarakat. Keberadaan pos ini diproyeksikan menjadi pusat pemantauan mobilitas, penyedia informasi lalu lintas, sekaligus sarana percepatan respons saat terjadi gangguan keamanan maupun kedaruratan di lapangan.

​Kehadiran Pos Pantau Keselamatan menjadi krusial mengingat tingginya dinamika lalu lintas dan aktivitas warga di Kecamatan Barong Tongkok serta Kecamatan Damai. Melalui koordinasi intensif antarinstansi, pos ini dirancang agar mampu memangkas waktu tanggap (response time) petugas saat menghadapi kendala keselamatan jalan.

​Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Barat, Rita Nursandy, memimpin langsung Rapat Koordinasi Lokasi Pos Pantau Keselamatan di Ruang Rapat Diklat Sekretariat Daerah, Selasa (15/9/2026). Rapat tersebut berfokus pada kesiapan personel, pemenuhan sarana-prasarana, pembagian peran antarinstansi, hingga penentuan titik lokasi yang paling efektif.

​"Pos pantau nantinya diharapkan mampu berfungsi sebagai pusat pemantauan dan informasi sekaligus mendukung respons cepat terhadap kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Rita.

​Untuk memastikan manfaat pos dirasakan secara optimal oleh masyarakat, Dishub mempertimbangkan tiga lokasi yang dinilai memiliki tingkat aksesibilitas dan mobilitas tinggi. Yakni di kawasan Simpang Tiga Business Center dan area depan BLK Kampung Keay, serta Jalan Aji Tulur Jejangkat I. 

​Penetapan titik akhir akan mempertimbangkan aspek jangkauan pelayanan, tingkat kerawanan, serta kemudahan akses bagi petugas maupun warga yang membutuhkan bantuan cepat.

​Langkah ini mendapat dukungan penuh dari lintas sektor untuk menyamakan persepsi dan pembagian tugas di lapangan. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Camat Damai Iman Setiadi, Kasi Pemerintahan Kecamatan Barong Tongkok Santo, serta UPT Retbun Hafidz.

​Melalui kolaborasi terpadu ini, Pos Pantau Keselamatan diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan fisik, melainkan pusat pelayanan navigasi dan pengamanan terdepan yang dapat memberikan rasa aman nyata bagi seluruh pengguna jalan di Kutai Barat. (*)

Editor : Ismet Rifani
Pos Pantau Keselamatan Rita Nursandy Dishub Kubar