Kabut Asap Kutai Barat Memburuk, Disdikbud Kembali Terapkan Belajar Dari Rumah

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:10 WIB
KABUT ASAP: Kondisi kabut asap dampak karhutla di Kutai Barat membuat jarak pandang tak sampai 200 meter.
KABUT ASAP: Kondisi kabut asap dampak karhutla di Kutai Barat membuat jarak pandang tak sampai 200 meter.

SENDAWAR – Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Barat. Kondisi tersebut membuat jarak pandang turun hingga di bawah 200 meter dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan.

Sebagai langkah antisipasi, SMPN 1 Barong Tongkok kembali menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan sistem Belajar Dari Rumah (BDR). Kebijakan tersebut diambil setelah kualitas udara di wilayah Kutai Barat kembali memburuk.

Pihak sekolah mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat Nomor B-100.3.4_8/DISDIK/IX/2026 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembelajaran Dari Rumah (PDR) dalam rangka kesiapsiagaan bencana asap dan kekeringan.

Selain itu, kebijakan tersebut mempertimbangkan hasil analisis Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) per Selasa (15/9/2026) yang menunjukkan kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan edaran sekolah, pembelajaran pada Rabu-Kamis, 16-17 September 2026, dilaksanakan secara daring penuh. Guru mata pelajaran memberikan pembelajaran melalui media digital sesuai jadwal reguler.

Baca Juga: Resmi Dilantik, Pengurus APINDO Kubar Diminta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Kebijakan tersebut bersifat sementara dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara. Apabila kondisi ISPU kembali membaik dan masuk kategori baik, sekolah akan menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan kembali pembelajaran tatap muka.

Orang tua siswa juga diminta memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kualitas udara belum membaik.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengurangi risiko paparan asap, terutama bagi anak-anak yang termasuk kelompok rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara.

Editor : Muhammad Ridhuan
SMPN 1 Barong Tongkok kabut asap Kutai Barat kualitas udara Kutai Barat Belajar dari rumah Kutai Barat ISPU Kutai Barat