Pendaftaran Lomba Pesparawi 2026 Resmi dibuka, Ketua LPPD Kubar Ajak Generasi Muda Ikut Serta

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

 

FOTO ILUSTRASI
FOTO ILUSTRASI

SENDAWAR- Pendaftaran Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Kutai Barat tahun 2026 resmi dibuka mulai 21 September hingga 2 November 2026. Ajang paduan suara dan seni musik gerejawi tingkat kabupaten ini dipastikan bakal berlangsung semarak dengan memperebutkan gelar di 11 mata lomba.

​Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kutai Barat, Pdt. Pelipus Dayak, menegaskan bahwa perhelatan tahun ini dirancang untuk merangkul seluruh potensi bakat musik gerejawi di Kutai Barat dari berbagai kelompok umur. 

Setiap peserta maupun kontingen diberi kebebasan untuk memilih kategori lomba yang ingin diikuti sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

​"Kegiatan Pesparawi tahun ini akan berlangsung sangat semarak. Kami memfasilitasi talenta-talenta bernyanyi dari berbagai tingkatan usia melalui 11 kategori lomba yang dipertandingkan," ujar Pdt. Pelipus Dayak, Rabu (23/9/2026).

​Hal senada diungkap Ketua Panitia Pesparawi 2026, Pdt Elia Agung mengatakan ajang ini tidak hanya mempertandingkan paduan suara konvensional, tetapi juga mengakomodasi keberagaman seni musik gerejawi berbasis kearifan lokal hingga genre modern. 

Untuk kategori paduan suara, beberapa mata lomba yang dihadirkan meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP), Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Wanita (PSW), hingga Paduan Suara Anak (PSA). 

Selain itu, ada pula kompetisi Paduan Suara Musik Gerejawi Nusantara (MGN) dan Musik Pop Gerejawi (MPG/Band).

Bagi para penyanyi solo, panitia juga menyiapkan empat kategori vokal solo, yaitu Solo Anak I (usia 7–9 tahun), Solo Anak II (usia 10–13 tahun), serta Solo Remaja Putra dan Putri (usia 14–22 tahun).

​"Selain kategori kelompok, kami juga membuka ruang bagi penyanyi solo untuk unjuk bakat. Ada empat kategori vokal solo yang disiapkan, mulai dari Solo Anak I untuk usia 7 sampai 9 tahun, Solo Anak II usia 10 sampai 13 tahun, hingga kategori Solo Remaja Putra dan Putri untuk usia 14 sampai 22 tahun," tambahnya.

​Pdt. Elia pun mengimbau para calon kontingen dan peserta dari 15 kecamatan di Kutai Barat untuk segera bersiap. Nantinya, seluruh kontingen yang berlaga akan tampil membawa nama harum serta bertanding sebagai perwakilan dari kecamatan masing-masing.

​Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung mulai 21 September hingga ditutup pada 2 November 2026 di Sekretariat Panitia yang berlokasi di Business Centre Barong Tongkok. (*)

Editor : Ismet Rifani
Pesta Paduan Suara Gerejawi Pdt. Pelipus Dayak Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah