Kabar Pemadaman Internet Nasional Dipastikan Hoaks, Ini Penjelasan Diskominfo Kubar

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 08:19 WIB
Surat palsu yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital terkait kabar pemadaman internet nasional beredar di grup WhatsApp dan media sosial.
Surat palsu yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital terkait kabar pemadaman internet nasional beredar di grup WhatsApp dan media sosial.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Beredar sebuah surat peringatan di tengah masyarakat yang mengklaim akan terjadi pemadaman internet nasional selama tiga hari berturut-turut mulai 25 September 2026.

Surat bernomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026 tertanggal 24 September 2026 tersebut mencatut nama resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dalam narasi palsu itu disebutkan seluruh layanan internet, termasuk WhatsApp, Google, media sosial, dan layanan perbankan, tidak dapat digunakan akibat gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional.

Surat tersebut juga mencantumkan tanda tangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Namun, Komdigi telah memastikan dokumen tersebut palsu dan tidak ada kebijakan pemadaman internet nasional pada 25–27 September 2026.

Baca Juga: Lapas “Mewah” Cibinong Disorot, Yusril: Media Silahkan Lihat Secara Langsung

Menanggapi hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Barat langsung memberikan klarifikasi.

Kepala Diskominfo Kutai Barat Yuli Permata Mora memastikan informasi mengenai pemadaman internet nasional tersebut merupakan hoaks atau berita bohong.

"Hoaks itu, kami sudah koordinasi dengan Diskominfo Provinsi," jelasnya, Jumat (25/9/2026).

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang sumbernya tidak jelas. Komdigi juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa informasi mengenai kebijakan dan layanan komunikasi digital melalui kanal resmi pemerintah. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Pemadaman Internet Diskominfo Kutai Barat komdigi hoaks Yuli Permata Mora