Lantik Pengurus DPK GBN-MI Kutai Barat, Pemkab Tegaskan Bela Negara Tak Harus Bersenjata

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 16:32 WIB
BERTUGAS: Pelantikan DPK GBN-MI Kutai Barat disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H Nanang Adriani bersama Ketum DPN, Laksma TNI (Purn) M Faisal. IST/KP
BERTUGAS: Pelantikan DPK GBN-MI Kutai Barat disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H Nanang Adriani bersama Ketum DPN, Laksma TNI (Purn) M Faisal. IST/KP

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR - Langkah strategis dalam memperkuat fondasi kebangsaan sekaligus menyongsong Visi Indonesia Emas 2045 terus digelorakan dari daerah.

Salah satunya ditunjukkan Pemkab Kutai Barat dengan memberi dukungan atas dilantiknya Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (DPK GBN-MI) Kutai Barat yang berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati Kutai Barat, Jumat (2/10/2026).

​Pelantikan yang mengusung tema “Kutai Barat Siap Bela Negara, Membangun Optimisme Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui Bela Negara, Sempekat, Bersama Kita Pasti Bisa” tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani.

​Membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wabup Nanang menegaskan bahwa di era modern, makna bela negara tidak lagi sebatas pada aspek pertahanan dan keamanan fisik semata. Nilai-nilai bela negara harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Dispora Kutim Buka Kawasan Kudungga untuk Publik, Aktivitas Olahraga hingga UMKM Difasilitasi

​"Bela negara diwujudkan melalui rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial. Hal ini dapat diterapkan lewat tindakan sehari-hari seperti menjaga kerukunan antarumat beragama, bergotong royong, melestarikan lingkungan, mendukung ketahanan pangan, hingga memperkuat ekonomi warga," ujar Wabup.

​Atas nama Pemkab Kutai Barat, Bupati juga menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Rismandiansyah. Kehadiran DPK GBN-MI diharapkan mampu menjadi wadah yang menumbuhkan kesadaran bela negara dari lingkup terkecil hingga profesional.

​"Kami berharap GBN-MI menjadi wadah yang aktif menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, permukiman, pendidikan, organisasi, hingga tempat kerja," lanjutnya.

​Guna mencapai tujuan tersebut, Bupati mendorong DPK GBN-MI Kutai Barat untuk membangun sinergi lintas sektor, mulai dari jajaran Pemda, TNI, Polri, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga pelaku usaha dan elemen pemuda.

Baca Juga: Persikutim United Siap Bertarung di Liga Nusantara 2026, Tujuh Laga Digelar di Stadion Kudungga

​Pesan tegas juga disampaikan Ketua DPP GBN-MI Provinsi Kalimantan Timur, H. Rustam Rumuro. Ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus agar selalu menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi dalam menjalankan amanah.

​"Saya minta seluruh jajaran selalu memegang teguh AD/ART dan menjaga nama baik organisasi. Jangan sampai menggunakan wadah ini untuk hal-hal yang melenceng. Jadilah organisasi yang bermanfaat, berikan kontribusi terbaik, dan jalankan tanggung jawab ini demi kemajuan daerah," tegas Rustam.

​Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi organisasi pusat dan daerah, di antaranya Ketua Dewan Penasihat GBN-MI Laksma TNI (Purn) Iswan Sutiswan, Ketua Umum GBN-MI Laksma TNI (Purn) Dr. Muhammad Faisal, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

​Melalui momentum ini, Pemkab Kutai Barat optimistis DPK GBN-MI dapat tampil sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal partisipasi aktif masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
GBN-MI Kutai Barat Pemkab Kubar bela negara Nanang Adriani Kutai Barat