SENDAWAR – Pemerintah Kampung Muara Benangaq, Kecamatan Melak, Kutai Barat, menggelar Festival Pasir Putih Muara Benangaq 2026 untuk memperingati hari jadi kampung ke-168. Festival berlangsung selama tiga pekan, mulai 5 hingga 25 Oktober 2026.
Penasihat Festival Pasir Putih Muara Benangaq Sudirman mengatakan, rangkaian kegiatan dibuka pada Senin (5/10) melalui upacara pembukaan di Lapangan Sepak Bola Asir Putra. Pembukaan sekaligus menandai dimulainya turnamen sepak bola Asir Cup 2026.
Sebanyak 27 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut. Sejumlah tim yang terdaftar antara lain Teluk Batuq, Ngenyan Asa, Barong Tongkok, R3 Barong Tongkok, dan Persik Mandiri. Pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Oktober.
“Tak hanya cabang olahraga modern, festival ini juga menjadi panggung pelestarian tradisi dan kearifan lokal,” jelas Sudirman, Minggu (4/10/2026).
Baca Juga: Udara Kutai Barat Masuk Level Berbahaya, Partikel PM2.5 Picu Ancaman Serius
Pada 10–11 Oktober, festival dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan tradisional. Di antaranya Lomba Gubang Biduk sejauh 200 meter di Sirkuit Asir Putra yang diikuti peserta pria dan wanita.
Kemudian terdapat kejuaraan Begasing kategori umum “Beturai” di kawasan Pasir Putih serta Lomba Menyumpit yang terbagi dalam kategori umum dan lokal.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada pekan ketiga dengan lomba balap ketinting. Ajang Balap Ketinting Kelas 250cc Piston 75 mm dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober di perairan Muara Benangaq.
Pada hari terakhir, Minggu (25/10), festival ditutup dengan Lomba Kuliner Daerah dan seremoni penutupan pada sore hari.
Panitia mengajak masyarakat untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan. Warga juga diminta menjaga ketertiban dan sportivitas selama seluruh agenda festival berlangsung.
Editor : Muhammad Ridhuan