Maksimalkan APBD via E-Katalog, Kubar Perketat Pengadaan Barang dan Jasa

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:53 WIB
PEMBEKALAN: Sekda Kutai Barat, Erik Victory saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan pembekalan teknis bagi 80 aparatur pengadaan.
PEMBEKALAN: Sekda Kutai Barat, Erik Victory saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan pembekalan teknis bagi 80 aparatur pengadaan.

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memperketat pengawasan dan efisiensi belanja daerah dengan membekali 80 aparatur pengadaan barang dan jasa. Puluhan pejabat yang terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pemilihan, dan Pejabat Pengadaan tersebut mengikuti pelatihan teknis intensif di Hotel Aston Samarinda, Jumat (9/10/2026).

Langkah ini diambil demi memastikan setiap rupiah APBD menghasilkan manfaat maksimal bagi masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi semata.

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Erik Victory, menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur merupakan kunci utama dalam memangkas potensi pemborosan anggaran sekaligus menjamin kepastian hukum.

Baca Juga: Dorong RSUD dan Puskesmas Lebih Aktif, Pemkab Kubar Matangkan Aturan PBJ BLUD

"Lewat pemahaman mendalam terkait mekanisme Mini Kompetisi, Negosiasi, dan Pembelian Langsung pada Katalog Elektronik (E-Katalog), proses pengadaan kini diarahkan agar berjalan lebih kompetitif, cepat, dan transparan," tegas Erik.

Dalam sesi teknis, para aparatur digembleng menyusun Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang presisi dan sesuai prioritas kebutuhan publik. Peserta juga dilatih merumuskan spesifikasi teknis serta Kerangka Acuan Kerja (KAK) berorientasi hasil demi mencegah proyek berkualitas buruk.

Baca Juga: Jeritan Pekerja Antre BBM, Jam Kerja Menguap di Pinggir Jalan

Pelatihan ini turut membedah penerapan Peraturan LKPP Nomor 2 Tahun 2026 bersama pemateri dari Biro PBJ Setda Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Arpan, serta Pengelola PBJ Ahli Madya, Vidi Januardani.

"Regulasi baru ini harus dimanfaatkan untuk memaksimalkan fitur E-Katalog, sehingga pemerintah daerah memperoleh kombinasi harga dan kualitas terbaik," terang Andi Muhammad Arpan di hadapan peserta.

Melalui penguasaan regulasi anyar tersebut, Pemkab Kutai Barat menargetkan tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hasil akhirnya, realisasi proyek fisik maupun pelayanan publik di Tanaa Purai Ngeriman dapat dirasakan manfaatnya secara cepat serta tepat guna oleh masyarakat. (*)

Editor : Duito Susanto
Erik Victory Pemkab Kubar pengadaan barang dan jasa sendawar Kutai Barat