KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan perkembangan. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar aktif memberikan pembinaan dan dukungan fasilitas untuk meningkatkan potensi destinasi wisata desa, sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dispar Kukar Ridha Fatrianta menyampaikan, berbagai pokdarwis di Kukar telah menerima bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diajukan.
Salah satu contohnya adalah bantuan untuk Pokdarwis Pesona Pangempang di Muara Badak, berupa satu unit kapal wisata berkapasitas 10 orang. Kapal ini akan menjadi bagian dari paket wisata diving yang dirancang untuk menarik minat wisatawan.
“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi amunisi bagi pokdarwis untuk mengembangkan paket wisata diving di wilayah mereka,” ujar Ridha.
Selain itu, Pokdarwis Bukit Mahoni juga mendapat dukungan berupa peralatan seperti kursi, trampolin, alat komunikasi, lampu penerangan, hingga perlengkapan taman.
"Mereka merancang paket wisata yang dapat dinikmati hingga malam hari, sehingga bantuan ini sangat mendukung operasional mereka," tambahnya.
Di wilayah Samboja, Kelurahan Batu Dinding, Dispar Kukar memberikan tenda glamping dan alat komunikasi untuk mendukung pengembangan wisata glamping. Ridha menyebut bahwa program ini menjadi bagian dari dukungan Dispar terhadap sembilan pokdarwis yang tersebar di berbagai kecamatan.
Tahun ini, bantuan juga diberikan kepada pokdarwis lain seperti Wisata Duta Pemedas, Kumbara, Sangkulima, Suka Alam, Jahetan Layar Kutai Lama, dan Desa Wisata Pela. Bantuan ini didistribusikan berdasarkan kebutuhan yang diajukan masing-masing pokdarwis, sehingga tepat sasaran dan efektif mendukung pengembangan destinasi wisata.
Ketua Pokdarwis Bekayuh Baumbai Bebudaya (B3) Desa Pela, Alimin, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Dispar Kukar. Ia menyebut bahwa bantuan berupa sarana dan prasarana homestay, seperti toilet duduk, kasur, dan dispenser air panas, sangat membantu peningkatan kualitas layanan wisata di Desa Pela.
"Kami juga menerima pelatihan, sosialisasi, sertifikasi hingga sarana prasarana wisata,” tuturnya.
Alimin berharap, dukungan serupa dapat terus dilanjutkan untuk keperluan lain. Seperti homestay apung, lampu jalan tenaga surya, hingga fasilitas konservasi pesut mahakam yang direncanakan menjadi bagian dari wisata edukasi.
“Dengan bantuan yang terus berlanjut, kami optimistis desa wisata di Kukar dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tutupnya. (adv)
Editor : Ery Supriyadi