KALTIMPOST.ID, TENGGARONG- Ribuan Rukun Tetangga (RT) di Kutai Kartanegara (Kukar) bisa bernapas lega. Program Rp 50 Juta Per RT yang telah berjalan sejak 2021 dipastikan kembali digulirkan pada 2025.
Program ini tetap berlanjut sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Idaman 2021-2026, meskipun Kukar bersiap menyusun RPJMD baru untuk periode 2025-2030.
Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto yang mengungkapkan bahwa alokasi anggaran RT untuk tahun depan masih mengacu pada kebijakan sebelumnya.
“Untuk tahun 2025 ini, kami masih menggunakan RPJMD Rp50 juta hingga anggaran APBD perubahan. Kami di DPMD Kukar juga masih menunggu RPJMD baru, apakah melaksanakan kebijakan baru atau tetap yang lama,” ujar Arianto, Sabtu (1/2).
Selain kepastian berlanjutnya program, DPMD Kukar juga memberikan kebijakan baru yang memperluas penggunaan dana tersebut. Jika sebelumnya anggaran RT bisa digunakan untuk pengadaan kendaraan operasional roda dua, smartphone, hingga kegiatan sosial, kini pemerintah memperbolehkan penggunaan dana untuk pembelian laptop dan printer.
Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan administrasi dan pelayanan RT yang jumlahnya mencapai sekitar 3.000 di Kukar.
“Pak Bupati (Edi Damansyah) mengizinkan kelengkapan baru untuk mendukung kinerja para RT. Adanya laptop dan printer ini tentu akan sangat membantu mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Arianto.
Keputusan ini disambut baik oleh banyak ketua RT yang selama ini mengandalkan perangkat seadanya dalam menjalankan administrasi dan pelayanan di lingkungan mereka. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan pelayanan kepada warga semakin cepat dan efisien.
Dengan keberlanjutan Program Rp 50 Juta Per RT serta tambahan fleksibilitas dalam penggunaannya, pemerintah Kukar menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas. Kini, tantangannya adalah bagaimana RT dapat mengelola anggaran ini dengan baik, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di setiap sudut Kukar.
Editor : Uways Alqadrie