TENGGARONG - Bukannya khusuk menjalankan ibadah di bulan Ramadan, Darmawan (46) malah nekat melakukam aksi percobaan perampokan di sebuah warung di Jalan Pahlawan, RT 16, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Karena ulahnya, sepasang pasutri pemilik warung mengalami luka serius.
Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Raymond Juliano William didampingi Kanit Reskrim Ipda Andi Cheris menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada Selasa, (11/3) sekitar pukul 02.40 Wita itu bermula saat terduga pelaku datang ke warung korban untuk membeli pertalite.
Namun pada saat ingin menghitung uang yang diberikan oleh pelaku, korban bernama Aisyah seketika dipukul dengan menggunakan kayu di bagian kepala. Korban bernama Rahman pun langsung terjatuh sambil berteriak minta tolong. Mendengar teriakan korban, sang suami langsung keluar dan ikut menerima pukulan bertubi-tubi di bagian badan, tangan dan kepala.
"Saat itu, korban memang sempat menggunakan kalung yang diduga menjadi target pelaku," ujar kapolsek.
Korban Aisyah diketahui mengalami luka di bagian kepala serta tulang tangan patah. Sedangkan suaminya mengalami luka dibagian kening dan tangan. Setelah menerima informasi tersebut, kepolisian langsung bergerak cepat degan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk.
Berbekal dari hasil rekaman CCTV, tersangka akhirnya berhasil di ringkus di kawasan Jalan M Said di Samarinda. Tersangka diringkus sekitar pukul 23.45 Wita di sebuah masjid. "Tersangka saat itu hendak kabur.ke Sumatra. Tapi lebih dulu berhasil diamankan petugas," tambah Kapolsek.
Sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi. Di antaranya, satu kayu, satu baju perusahaan warna orange, video rekaman CCTV, helm dan sepatu. Akibat perbuatannya, tersangka di jerat dengan Pasal 365 junto 351 KUHP pasal 2 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (*)
editor: sukri sikki
Editor : Sukri Sikki