Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Aulia-Rendi Resmi Pimpin Kukar, Tak Ada Transisi, Langsung Kerja Lanjutkan Program

ADV • Senin, 23 Juni 2025 | 17:47 WIB

 

PELANTIKAN: Suasana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih periode 2025-2030, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin oleh Gubernur Rudy Mas’ud kemarin.   
PELANTIKAN: Suasana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih periode 2025-2030, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin oleh Gubernur Rudy Mas’ud kemarin.  

 

SAMARINDA - Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin resmi dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Kukar periode 2025-2030. Pasangan ini dilantik Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Lamin Etam, Samarinda, kemarin (23/6/2025).

Pada kesempatan itu juga dilantik Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Ketua TP Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) Kukar.

Dilantiknya Aulia-Rendi merupakan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar yang mengungguli dua pasangan lainnya. Hadir pada acara pelantikan itu, Wagub Kaltim Seno Aji, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim dan Kukar. Termasuk , Sekprov Kaltim Sri Wahyuni, Sekkab Kukar Sunggono, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud berharap Aulia-Rendi menjalankan amanah dengan penuh komitmen, berdedikasi dan berintegritas untuk memajukan Kukar. “Harapan saya agar segera memperbaiki infrastruktur. Terutama ruas jalan yang rusak karena sangat dibutuhkan masyarakat, demikian juga pendidikan dan kesehatan,” pintanya.

Ia juga meminta untuk terus menjaga keharmonisan Pemkab dan Pemprov Kaltim. Karena Kukar sangat strategis bagi Kaltim yang tak hanya luas, tapi secara historis sebagai kerajaan tertua yang kaya akan sumber daya alam. Pembangunan memerlukan terobosan yang menyentuh masyarakat.

Kepada TP-PKK Kukar juga diminta aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan dengan menjalankan 10 program pokok PKK. Demikian juga Dekranasda dan Bunda PAUD Kukar juga diharapkan menjalankan tupoksinya dengan baik untuk membantu meningkatkan ekonomi dan mencerdaskan generasi. “Jangan KKN, lakukan kepemimpinan dengan bersih dan akuntabel. Selamat bertugas,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pihaknya akan langsung bekerja melanjutkan visi misi Kukar Idaman. Aulia-Rendi mengusung visi misi dengan Kukar Idaman Terbaik.

“Langsung kita gas kerja apa yang dibutuhkan masyarakat. Kenapa langsung, karena tidak ada proses transisi. Pasalnya, tidak ada yang bertolak belakang antara Kukar Idaman dengan Kukar Idaman Terbaik tapi sebagai penyempurnaan Kukar Idaman. Sehingga sebelum 100 hari kerja insyaallah masyarakat sudah bisa merasakan hasil kerja kami,” ujarnya.

Konkretnya, kata Aulia, memastikan bahwa program yang akan berlanjut segera direalisasikan. Di antaranya, program yang dieskalasi seperti bantuan nelayan produktif yang sebelumnya 25 ribu menjadi 100 ribu nelayan.

“Itu langsung. Intinya program yang sifatnya melanjutkan akan langsung kita laksanakan. Makanya kami tidak melakukan program 100 hari kerja karena kami menyempurnakan Kukar Idaman,” ujarnya.

Terkait pesan gubernur mengenai infrastruktur, Aulia mengatakan, dari segi pemetaan jalan baik status dan sebagainya Kukar sudah bagus. Tetapi yang menjadi “PR” adalah luasnya wilayah. Untuk itu, pihaknya akan menetapkan skala prioritas untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Kita komitmen untuk menuntaskan masalah ini, semua komitmen dengan Pemprov akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Komitmen kami tentunya menjalankan Amanah ni dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (prokom04/kri)

Editor : Sukri Sikki
#Rendi Solihin #pelantikan #kukar idaman #bupati kukar