Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PT Bara Tabang Tunjukkan Komitmen, Dukung Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata di Muara Kaman

Akbar Sopianto • Senin, 11 Agustus 2025 | 17:13 WIB

Camat Muara Kaman, Barliang menabuh gong sebagai tanda dimulainya Festival Danau Muara Siran Pelas Kampung Adat Benua Etam.
Camat Muara Kaman, Barliang menabuh gong sebagai tanda dimulainya Festival Danau Muara Siran Pelas Kampung Adat Benua Etam.
 

TENGGARONG - Manajemen PT Bara Tabang, salah satu anak usaha PT Bayan Resources Group kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan ini berpartisipasi aktif dalam acara Pelas Kampung Adat Benua Etam di Desa Muara Ritan, Kecamatan Muara Kaman, Kukar, Minggu (10/8).

Kegiatan ini bukan sekadar perayaan adat, namun juga menjadi bagian pembuka dari rangkaian Festival Danau Siran yang akan digelar dalam waktu dekat. Festival ini merupakan ajang budaya dan pariwisata yang melibatkan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Muara Ritan, masyarakat adat, serta pihak swasta seperti PT Bara Tabang.

Hadir dalam pembukaan Pelas Kampung Adat Benua Etam, Camat Muara Kaman Barliang sekaligus membuka acara tersebut. Barliang mengungkapkan, Pelas Kampung Adat Benua Etam bukan sekadar seremoni biasa, melainkan warisan budaya turun-temurun masyarakat Desa Muara Siran.

Ia menyebut, tradisi ini merupakan bentuk kearifan lokal yang terus dijaga dan dilestarikan hingga kini. “Muara Kaman punya potensi wilayah yang perlu kita kembangkan seperti di Desa Muara Siran, sesuai dengan program kerja kita. Yakni infrastruktur, pertanian dalam arti luas dan pariwisata,” terang Barliang.

Seluruh pemangku kepentingan ikut menyukseskan Pelas Kampung Adat Benua Etam sebagai wujud komitmen bersama melestarikan budaya.   
Seluruh pemangku kepentingan ikut menyukseskan Pelas Kampung Adat Benua Etam sebagai wujud komitmen bersama melestarikan budaya.  

Barliang mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan PT Bara Tabang, yang tak hanya hadir sebagai sponsor, tapi juga terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan. Ia juga menyoroti semangat luar biasa para pemuda yang bahu membahu, menunjukkan peran aktif mereka dalam memajukan desa lewat pengembangan budaya dan pariwisata.

“Atas nama pemerintah kecamatan, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bara Tabang yang telah mendukung penuh kegiatan ini, baik Pelas Kampung Adat maupun Festival Danau Siran,” tuturnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, masyarakat, dan perusahaan menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ketua pelaksana sekaligus Ketua Pokdarwis Muara Siran, Heri Fadli menjelaskan bahwa Pelas Adat Kampung Benua Etam akan digelar selama tujuh hari penuh.

Event tersebut akan diisi beragam kegiatan adat yang sarat makna. “Ritual ini sudah berlangsung sejak zaman leluhur dan terus kami jaga hingga hari ini,” ungkapnya.

Tak hanya kaya tradisi, Muara Siran juga menyimpan potensi ekowisata memikat yaitu Danau Siran. Dikelilingi hutan gambut dan dihiasi puluhan rumpun pandan yang membentuk pulau-pulau kecil, danau ini kerap disebut "Raja Ampat"-nya Kukar karena keunikan panoramanya.

Bersama PT Bara Tabang, pengembangan Danau Siran terus digenjot. Mulai dari pembangunan sarana prasarana hingga promosi wisata. Heri mengungkapkan, saat ini pihaknya dengan dukungan perusahaan, tengah fokus mempersiapkan Festival Danau Siran yang rencananya digelar dalam waktu dekat.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan, salah satunya akses menuju lokasi yang masih terbatas,” ujar Heri Fadli. Meski begitu, ia optimistis Danau Siran memiliki daya tarik kuat untuk menarik wisatawan. “Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, potensi ini bisa berkembang lebih maksimal,” tambahnya.

Dalam keterlibatannya, PT Bara Tabang tak hanya mendukung secara material, tetapi juga terlibat aktif dalam proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan bersama masyarakat. Kontribusi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk mendorong kemajuan sosial, budaya, dan ekonomi di wilayah sekitar operasionalnya.

“Sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan Pokdarwis menjadi kunci dalam mengembangkan potensi wisata lokal yang berbasis budaya,” ujar perwakilan PT Bara Tabang Amin Sayuti.

Amin menegaskan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak semata-mata beraktivitas di sektor pertambangan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Melalui program PPM, perusahaan turut mendorong terciptanya kemandirian ekonomi warga.

“Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan melalui program PPM. Salah satunya, pengembangan wisata Danau Siran yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat. Kami percaya, pariwisata ini akan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga,” pungkasnya. (adv/*/put/kri)

Editor : Sukri Sikki
#kukar #Muara Kaman #ppm #festival #bayan resources