KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – Antusiasme warga masyarakat mengikuti Kukar Bershalawat dan Doa Kebangsaan yang menghadirkan pendakwah kondang Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, pimpinan Majelis Taklim Sabilu Taubah, sangat luar biasa.
Ribuan warga dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kutai Kartanegara (Kukar), memadati lapangan sepak bola Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Minggu (24/8/2025) malam.
Pendakwah yang lahir di Blitar Jawa Timur pada 27 September 1994 itu diundang langsung oleh Bupati Aulia Rahman Basri dan Wabup Rendi Solihin yang menyambangi ke markas Sabilu Taubah di Blitar untuk memberikan tausiah.
Bupati Aulia Rahman Basri sangat bersyukur bisa mendatangkan Gus Iqdam untuk masyarakat Kukar yang mengharapkan kehadiran pendakwah muda kharismatik itu, mengingat jadwalnya sangat padat sekali.
“Alhamdulillah di tengah jadwal beliau (Gus Iqdam) dan harus malam ini jadwalnya istirahat, namun karena kita undang langsung, Gus Iqdam bisa hadir di tengah-tengah kita malam ini bersama warga Kutai Kartanegara,” ujar Bupati Aulia.
Aulia menyebutkan bahwa dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI kali ini, Pemkab Kukar tidak menggelar konser musik, namun mengadakan selawat dan doa bersama. Ini akan dilaksanakan tiap tahun.
“Atas permintaan warga Kukar, kami akan mengagendakan Gus Iqdam bisa hadir setiap tahun untuk warga Kutai Kartanegara,” sebut Aulia.
Sementara itu Gus Iqdam sangat mengapresiasi adanya program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang telah sekian tahun dilaksanakan di Kukar
Alumni Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Pencetus istilah “Dekengane Pusat” itu dalam dakwah atau ceramahnya sanggup menghipnotis ribuan orang dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif.
Ribuan orang yang datang dari berbagai daerah di Kaltim itu turut larut mengumandangkan selawat yang diiringi Grup Hadroh Pusat Sabilu Taubah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati H Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Akhmad Yani, Sekda Sunggono, unsur forkopimda, dan jajaran Pemkab Kukar.
Dalam kegiatan tersebut juga dirangkai penyerahan bantuan kepada pondok pesantren, warga kurang mampu, dan disabilitas yang diserahkan Bupati Aulia Rahman Basri didampingi Wabup H Rendi Solihin. (*)
Editor : Duito Susanto