Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

RT Jadi Garda Terdepan Pelayanan Sosial: Pemkab Kukar Siapkan Program Rp 150 Juta

M Hafiz Alfaruqi • Minggu, 19 Oktober 2025 | 12:37 WIB

 

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto.
 

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pelayanan publik. Dalam kunjungan kerja bupati Kukar ke wilayah hulu beberapa waktu lalu, berbagai aspirasi masyarakat dan pengurus RT mengemuka.

Mulai dari peningkatan insentif hingga usulan pemanfaatan dana pembangunan untuk kegiatan sosial dan keamanan lingkungan. Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto yang turut mendampingi kunjungan tersebut mengatakan, kegiatan berlangsung selama enam hari pada 9-14 Oktober 2025.

Bupati Kukar mengunjungi enam kecamatan. Yakni Kembang Janggut, Kenohan, Muara Wis, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Kota Bangun Darat. “Bapak Bupati setiap hari menginap di kecamatan berbeda. Di sana beliau melaksanakan Safari Subuh, senam bersama pelajar, meninjau sekolah dan pelayanan kesehatan puskesmas, serta bersilaturahmi dengan kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan seluruh pengurus RT,” ujar Arianto.

Dalam setiap pertemuan, masyarakat memberikan banyak masukan terhadap program pembangunan berbasis RT. Saat ini, setiap RT menerima bantuan Rp50 juta per tahun dan direncanakan tahun depan naik menjadi Rp150 juta. “Mayoritas RT berharap insentif mereka juga dinaikkan. Ketua RT sekarang menerima Rp 1 juta, sekretaris Rp 500 ribu, dan bendahara Rp 450 ribu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, peningkatan insentif tersebut bukan semata penghargaan, tetapi sejalan dengan tanggung jawab RT yang semakin besar. RT akan menjadi garda terdepan dalam pendataan dan pemantauan kondisi sosial masyarakat, termasuk warga lanjut usia, warga tidak mampu, serta anak-anak berisiko stunting.

“RT harus memastikan semua warganya terdata dan terurus dengan baik. Siapa yang sakit, siapa yang tidak mampu, siapa yang perlu bantuan, semuanya harus diketahui RT,” terangnya.

Arianto juga menyebut masyarakat mengusulkan agar sebagian dana RT dapat digunakan untuk kegiatan sosial dan keamanan lingkungan. Program itu meliputi sosialisasi bahaya narkoba, judi online, serta pencegahan kekerasan bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Bahkan, ada harapan agar dana tersebut bisa membantu biaya rujukan pasien tidak mampu dari puskesmas ke rumah sakit. Selain itu, beberapa RT juga mengusulkan pemasangan CCTV dan tambahan lampu penerangan jalan umum untuk memperkuat keamanan lingkungan.

“Sekarang eranya digital, poskamling bisa dikembangkan dengan teknologi. Usulan ini sangat baik dan akan kita bahas dalam petunjuk teknis agar bisa dikerjakan RT,” tambahnya.

Menurut Arianto, peningkatan dana RT adalah bagian dari komitmen Bupati Kukar untuk memastikan program pembangunan menyentuh masyarakat secara langsung. “RT itu perpanjangan tangan Bupati. Pemerintah tidak hanya menyuruh mereka bekerja, tapi juga memberi dukungan dan penghargaan,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Safari Subuh #rukun tetangga #Irianto #pemkab kukar