TENGGARONG - Lebih dari 700 pelari memadati halaman RSUD AM Parikesit, Tenggarong, Minggu (16/11/2025) pagi. Mereka mengikuti gelaran fun run yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-68 Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Tahun ini, secara nasional agenda perayaan dipusatkan di Kalimantan Timur. Antusiasme peserta mengalir sejak subuh, menciptakan suasana meriah yang terasa berbeda dari hari-hari biasa di rumah sakit rujukan Kabupaten Kukar tersebut.
Ketua Umum PP PAPDI, dr Eka Ginanjar menyebut agenda di Tenggarong ini merupakan highlight dari rangkaian kegiatan yang berlangsung serentak di 39 cabang seluruh Indonesia. Tahun ini pusat kegiatannya di cabang Kaltim-Kaltara, dipusatkan di Tenggarong, Kaltim.
“Ini merupakan agenda nasional dan hingga kini, anggota PAPDI sekitar 6.175 dokter spesialis penyakit dalam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perayaan tahun ini sengaja dikemas dengan berbagai aktivitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mulai fun run, zumba, fun walk, hingga edukasi kesehatan. “Kami ingin mengajak masyarakat tetap sehat,” terangnya.
Selain menyasar publik, agenda kali ini juga diarahkan untuk memperkuat cabang PAPDI di daerah. Eka menegaskan pentingnya kedekatan organisasi dengan masyarakat serta kekompakan antaranggota.
“Tema kami tahun ini ’68 Tahun Mengabdi, Terus Menyala untuk Kesehatan Indonesia’. Artinya kami ingin benar-benar mendorong kesehatan Indonesia menjadi lebih baik,” jelasnya.
Direktur RSUD AM Parikesit dr Martina Yulianti menegaskan bahwa kolaborasi ini sekaligus menjadi ajang edukasi terbuka bagi warga Kukar. Rangkaian kegiatannya meliputi fun run, zumba, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga health talks. “Lewat momentum HUT ke-68 PAPDI, kami ingin masyarakat terbiasa dengan pola hidup sehat,” jelasnya.
Ia menekankan, meski PAPDI berisi para dokter, orientasinya bukan menambah jumlah pasien, melainkan mendorong masyarakat tetap sehat. Lewat momen ini, dirinya berharap agar masyarakat bisa membiasakan hidup sehat. “Salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik serta mengecek kesehatan secara berkala,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki