TENGGARONG - Tiga tahun terakhir, penilaian publik atas kinerja Pemkab Kukar terus bergerak naik. IKM 2025 mencapai 77,24 persen, menindaklanjuti capaian 76,11 persen pada 2024 dan 73 persen pada 2023.
Kenaikan nilai tersebut terlihat sejalan dengan pengalaman warga terhadap sejumlah program pemerintah yang dijalankan dalam kerangka Program Dedikasi Bupati dan Wakil Bupati Kukar. Program pendidikan dan kesehatan menjadi sektor yang paling menonjol dari sisi pengenalan maupun kepuasan masyarakat.
Survei mencatat Beasiswa Kukar Idaman dikenal oleh 85,50 persen warga dan menjadi program dengan nilai kepuasan tertinggi sebesar 83,18. Program Gema Idaman menempati posisi berikutnya dengan 82,88, disusul Air Bersih Desa yang meraih 81,61. Tiga program tersebut dinilai menyentuh kebutuhan dasar dan menjangkau kelompok penerima manfaat yang luas.
Pengamat Sosial dan Koordinator Program Studi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman, A. Ismail Lukman M.A, menyebut tren ini berhubungan dengan bagaimana program pemerintah hadir di tingkat layanan dasar.
Baca Juga: Sambut Rendi Pimpin PDIP Kukar, Bupati Aulia Kenakan Setelan Khas Prabowo: Yang Tahu-Tahu Saja
“Bukti ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara disambut positif oleh masyarakat karena programnya menyentuh semua kelompok masyarakat,” ujarnya.
Survei dilakukan terhadap 401 responden di 20 kecamatan dengan dominasi usia produktif. Penilaian mencakup presepsi warga atas pelaksanaan program, akses layanan, serta dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah daerah menyebut Program Dedikasi sebagai kelanjutan arah pembangunan periode sebelumnya yang disempurnakan dalam beberapa aspek. Beragam program yang diimplementasikan menyasar peningkatan layanan dasar, dukungan ekonomi keluarga, hingga digitalisasi administrasi publik.
Data IKM 2025 mencerminkan peningkatan penilaian masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan dalam tiga tahun terakhir dan menjadi dasar evaluasi untuk pelaksanaan program berikutnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki