Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kabur saat Hujan, 4 Binaan LPKA Tenggarong Ditemukan Dalam 12 Jam

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:32 WIB

Petugas mengamankan salah satu anak binaan yang ditemukan di kawasan permukiman sebelum dibawa kembali ke LPKA Tenggarong.
Petugas mengamankan salah satu anak binaan yang ditemukan di kawasan permukiman sebelum dibawa kembali ke LPKA Tenggarong.
 

TENGGARONG - Hujan deras yang turun sebelum subuh membuat halaman LPKA Tenggarong lebih lengang dari biasanya. Genangan air masih menempel di tangga samping ketika empat anak binaan memutuskan keluar dari blok mereka setelah menarik palang pengaman hingga terlepas.

Keputusan itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, dalam situasi gelap dan minim pengawasan, dan berujung pada pencarian yang bergerak cepat di beberapa sudut Tenggarong. Seluruh anak yang melarikan diri bukan warga Kukar.

Ketidaktahuan mereka terhadap jalan menjadi petunjuk utama bagi petugas. Tim LPKA, polisi, dan warga menyisir rute yang dianggap paling mungkin mereka lewati. Jalan Gunung Gandek, Danau Jempang, hingga lorong kecil yang mengarah ke pasar menjadi titik pengecekan.

Seorang petugas sempat berhenti di depan sebuah kafe yang baru menyalakan lampu, memeriksa terasnya yang basah sebelum bergerak ke bangunan kosong di sampingnya.

Dari keterangan anak-anak itu, pola geraknya sederhana. Mereka berjalan ke arah luar kota hingga bertemu sebuah truk yang membawa mereka sampai ke pasar. Dari sana mereka bergerak kembali ke arah LPKA, terpecah, dan saling kehilangan jejak.

Dua di antaranya bertemu petugas di lampu merah, satu menyerahkan diri, dan satu lainnya ditemukan kebingungan mencari rute pulang.

“Mereka tidak ada yang berasal dari Tenggarong maupun Kukar. Sehingga mereka tidak mengetahui jalan, ada yang kembali sendiri dan ada yang kami jemput,” ujar Kakanwil Ditjenpas Kaltim Endang Lintang Hardiman, yang datang dari Samarinda untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Kurang dari 12 jam setelah kejadian, seluruh anak kembali diamankan. Salah satu dari mereka sempat terjatuh saat berlari dan langsung mendapat perawatan medis. Endang menyebut tindakan para anak ini murni dorongan ingin pulang.

“Kami meminta masyarakat untuk memaklumi tindakan spontan ini. Mereka anak-anak yang bertindak karena kangen orang tua,” katanya.

Proses penanganan berakhir pada pemeriksaan internal. Tidak ada kerusakan fasilitas berarti dan tidak ditemukan tindakan kekerasan terhadap anak binaan selama pencarian maupun pengamanan kembali.  (*)

Editor : Sukri Sikki
#petugas #LPKA Tenggarong #anak binaan