Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil: Kukar Masih Bergantung Pasokan dari Luar Daerah

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Senin, 29 Desember 2025 | 18:30 WIB

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri berdialog dengan pedagang saat memantau stok dan harga bahan pokok di Pasar Mangkurawang, Tenggarong.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri berdialog dengan pedagang saat memantau stok dan harga bahan pokok di Pasar Mangkurawang, Tenggarong.
 

TENGGARONG - Meski ketersediaan dan harga bahan pokok di Kukar terpantau stabil, ketergantungan pada pasokan dari luar daerah masih menjadi persoalan utama dalam sistem distribusi.

Fakta tersebut terungkap saat Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sunggono melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Mangkurawang, serta sejumlah agen elpiji di Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Tenggarong, beberapa waktu lalu.

Dalam pemantauan tersebut, pemerintah daerah mengecek langsung stok sejumlah komoditas utama seperti beras, daging, ayam, telur, serta kebutuhan energi rumah tangga berupa gas elpiji. Hasil pengecekan menunjukkan stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif terkendali.

Namun, Aulia mengakui distribusi bahan pangan ke wilayah Tenggarong dan sekitarnya masih sangat bergantung pada daerah lain, khususnya Kalimantan Selatan dan Sulawesi. Kondisi ini disebabkan belum adanya distributor besar yang berbasis langsung di Kukar.

“Para pedagang mengeluhkan distribusi bahan pokok ke Tenggarong masih bergantung daerah luar seperti Kalsel dan Sulawesi, karena tidak ada distributor langsung di wilayah kita. Hal ini menjadi perhatian kita semua khusus kami di pemerintahan,” ujarnya.

Selain bahan pangan, pemantauan juga dilakukan terhadap ketersediaan gas elpiji yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Dari hasil pertemuan dengan pemilik pangkalan, pasokan elpiji ukuran 3 kilogram, 5 kilogram, hingga 12 kilogram dilaporkan masih dalam kondisi normal dengan distribusi yang berjalan rutin.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus mengawasi distribusi elpiji agar pasokan tersalurkan secara merata dan tidak disalahgunakan. Agen dan pangkalan juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan karena dapat merugikan masyarakat dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok sekaligus memetakan persoalan distribusi yang masih menjadi tantangan di Kukar. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Aulia Rahman Basri #Sunggono #tenggarong #bahan pokok #pantau harga