Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

15 Kursi Pimpinan OPD di Kukar Kosong, Pemkab Pakai Manajemen Talenta BKN  

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Kamis, 4 Juni 2026 | 18:50 WIB
Arianto

 
Arianto  

 

TENGGARONG  – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) mulai bergerak mengisi 15 kursi kepala dinas yang masih dipegang pelaksana tugas. Kali ini tanpa seleksi terbuka. Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama akan lewat sistem manajemen talenta milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Skemanya sederhana, pejabat eselon III yang datanya masuk “Box 7, 8, 9” di aplikasi BKN berpeluang naik jadi kepala OPD. Penilaiannya berdasarkan rekam jejak, kompetensi, dan kinerja yang sudah terekam sistem.

“Di Kutai Kartanegara ini kita sudah ber-MoU dengan BKN untuk pengisian JPT Pratama atau eselon II menggunakan manajemen talenta,” kata Plt Kepala BKPSDM Kukar Arianto.

Baca Juga: MHU Perkuat Pelayanan Desa Lingkar Tambang Lewat Kantor Baru Sungai Payang Ilir

Sejak Mei, Bupati sudah minta seluruh eselon III memperbarui riwayat jabatan dan kompetensi di sistem itu. Data itu jadi acuan Bupati dan Wakil Bupati menentukan siapa yang cocok menduduki dinas tertentu.

“Manajemen talenta itu sebuah sistem yang dibangun BKN untuk merekrut atau mempromosikan pejabat eselon III menjadi eselon II,” ujar Arianto.

Saat ini kursi kosong ada di BKPSDM, Kesbangpol, Bapenda, Disdukcapil, DiskopUKM, Diskominfo, Disketapang, DP3A, DP2KB, Disperkim, Distransnaker, Dispar, Disperindag, Distanak, hingga DLHK. Kekosongan itu dinilai menghambat kecepatan program dan pelayanan publik.

Dengan pola baru, pengumuman seleksi terbuka tak lagi dilakukan. “Nanti kita tidak lagi mengumumkan secara terbuka. Kita tinggal mengambil data dari aplikasi manajemen talenta,” tegas Arianto.

Ia menyebut, ASN yang rajin memperbarui datanya punya peluang lebih besar dipromosikan. “Kalau mereka aktif meng-update data dan kompetensinya yang ditampilkan dalam manajemen talenta, kesempatan mereka untuk dipromosikan tentu lebih besar,” katanya.

Soal jadwal pelantikan, Arianto belum bisa memastikan. Tapi informasi yang ia terima, pengisian 15 jabatan itu bakal rampung Juni-Juli 2026. “Kalau informasi yang kami terima, insyaallah Juni sampai Juli ini akan terisi,” pungkasnya.

Langkah ini jadi bagian dari program Kukar Idaman Terbaik Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Pengisian kepala OPD disebut krusial untuk memperkuat birokrasi dan mempercepat layanan ke masyarakat. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kepala opd #pejabat #Irianto #pemkab kukar #bkn