TENGGARONG – Marka jalan di ruas nasional Loa Janan–Tenggarong–Kotabangun mulai diperbarui untuk meningkatkan keselamatan pengendara di salah satu jalur strategis Kutai Kartanegara.
Pekerjaan pengecatan tersebut dilaksanakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 Kalimantan Timur Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur. Ruas yang ditangani membentang dari Loa Janan, Tenggarong, hingga Kotabangun.
Jalur ini menjadi salah satu koridor penting yang menghubungkan kawasan Samarinda dengan wilayah hulu Kutai Kartanegara. Ruas tersebut juga dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga kendaraan berat.
Dalam kondisi lalu lintas yang padat dan beragam, keberadaan marka jalan yang jelas menjadi kebutuhan penting. Marka berfungsi sebagai panduan visual bagi pengendara, terutama saat melintas di jalur dua arah, tikungan, persimpangan, maupun area jembatan.
Pengecatan marka jalan tidak hanya berkaitan dengan tampilan jalan. Secara teknis, marka membantu memisahkan lajur, menunjukkan batas ruang gerak kendaraan, serta memberi tanda larangan atau peringatan pada titik tertentu.
Dengan marka yang lebih jelas, pengendara diharapkan dapat membaca arah lajur dengan lebih baik. Kondisi itu penting untuk mengurangi potensi kesalahan mengambil jalur, terutama pada ruas yang memiliki arus kendaraan tinggi.
Ruas Loa Janan–Tenggarong–Kotabangun juga memiliki fungsi penting bagi pergerakan barang dan aktivitas ekonomi. Jalur ini menjadi salah satu akses perhubungan antara kawasan hulu dengan pusat aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur.
Karena itu, pemeliharaan marka jalan ikut mendukung kelancaran lalu lintas dan distribusi barang. Ketertiban arus kendaraan di ruas tersebut dapat membantu mengurangi hambatan perjalanan, terutama bagi angkutan logistik yang melintasi wilayah Kutai Kartanegara.
Pekerjaan pengecatan marka jalan ini juga perlu menyesuaikan kondisi cuaca. Proses pengecatan idealnya dilakukan saat permukaan jalan kering agar cat dapat melekat dengan baik di atas aspal.
Memasuki periode cuaca basah, penyelesaian pekerjaan menjadi penting agar kualitas marka tetap optimal. Hujan dapat memengaruhi proses pengeringan dan daya rekat cat marka pada permukaan jalan.
Melalui kegiatan ini, BBPJN Kaltim menempatkan keselamatan pengendara sebagai perhatian utama dalam pemeliharaan ruas nasional Loa Janan–Tenggarong–Kotabangun.
Pembaruan marka jalan diharapkan membuat jalur lebih terbaca oleh pengendara, menjaga ketertiban lalu lintas, serta mendukung kelancaran pergerakan warga dan logistik di Kutai Kartanegara. (riz)
Editor : Muhammad Rizki