SAMBOJA – Loies Subowo Saminanto menyebut dirinya sebagai “anak Samboja”. Lahir dan besar di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, pria 47 tahun ini kini namanya masuk dalam bursa pencalonan Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Kartanegara. Jejak politiknya sudah dimulai sejak 2005, saat ia masuk ke Partai Demokrat di bawah kepemimpinan DPD Bapak Yusran Asfar.
“Saya ini anak Sungai Seluang, Samboja. Dari kecil saya lihat bagaimana masyarakat pesisir berjuang. Karena itu kalau diberi amanah, fokus saya membangun ekonomi pesisir Kukar,” ujar Loies saat ditemui di Samboja, Selasa (9/6/2026).
Sebelum masuk dunia politik praktis, Loies aktif sebagai mahasiswa. Ia tergabung dalam GMNI, Gabungan Mahasiswa Nasional Indonesia, yang membentuk cara pandangnya tentang politik kebangsaan dan pengabdian.
“Di GMNI saya belajar soal ideologi, soal bagaimana mahasiswa harus berpihak pada rakyat. Itu bekal yang saya bawa sampai sekarang,” katanya. Setelah lulus, Loies mengawali karier di dunia konstruksi. Lulusan D3 Manajemen Informatika Komputer Yayasan Pendidikan Al Kautsar dan SMK Gambar Bangunan SMK Kartika VI Balikpapan ini meniti karier dengan prinsip disiplin dan kerja tim.
“Dasar saya dari konstruksi. Di sana saya belajar tanggung jawab dan kerja kolektif. Nilai itu saya bawa ke mana pun saya bekerja, baik di usaha maupun organisasi,” ujarnya. Dari konstruksi, ia merambah ke dunia usaha di bidang logistik dan batubara. Selain itu, Loies juga aktif sebagai pengurus di beberapa koperasi TKBM di wilayah Kukar sejak 2019.
Politik Dimulai 2006 Bersama Yusran Asfar
Perjalanan politik Loies dimulai pada 2005, ketika ia bergabung dengan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan DPD Bapak Yusran Asfar. Pengalaman itu membawanya hingga dipercaya menjabat Wakil Ketua BAPILU Partai Demokrat, posisi yang menuntutnya turun langsung menyusun strategi pemenangan pemilu dan konsolidasi kader.
“Jadi Wakil Ketua BAPILU itu kerjanya turun ke bawah. Menyusun strategi, menggerakkan tim, memastikan pesan partai sampai ke masyarakat. Pengalaman itu sangat penting kalau nanti dipercaya memimpin,” ujarnya.
Fokus Hidupkan Ekonomi Pesisir
Salah satu gagasan utama yang ia bawa jika terpilih sebagai Ketua Demokrat Kukar adalah menghidupkan ekonomi pesisir melalui kegiatan hilirisasi.
“Saya melihat pesisir Kukar punya potensi besar kalau kita bisa mendatangkan kapal-kapal untuk kegiatan hilirisasi di sana. Saat ini sudah ada lapangan kerja yang menyerap sekitar 1.800 orang. Angka ini bisa kita kembangkan kalau ekosistemnya kita benahi,” jelas Loies.
Menurutnya, hilirisasi di pesisir akan memberi efek domino bagi usaha kecil, jasa pendukung, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. “Demokrat harus bicara soal solusi ekonomi yang konkret. Rakyat butuh kerja, butuh pendapatan. Kalau pesisir hidup, ekonomi daerah ikut bergerak,” tegasnya.
Aktif di Organisasi
Di luar partai, Loies juga aktif memimpin sejumlah organisasi. Ia saat ini menjabat Ketua DPC APBMI periode 2026-2031 dan Ketua DPC KSMI Kukar 2025-2031 yang membina olahraga mini football.
“KSMI ini wadah pembinaan anak muda. Lewat olahraga kita bangun karakter, disiplin, dan solidaritas. Saya ingin Kukar punya bibit atlet yang bisa bersaing di level lebih tinggi,” katanya.
Siap Merangkul Kader
Mengenai pencalonan Ketua Demokrat Kukar, Loies mengaku siap jika diberi amanah. Ia menekankan pentingnya merangkul semua elemen dan bekerja kolektif.
“Partai ini rumah besar. Ketuanya harus bisa menyatukan, bukan memecah. Saya siap bekerja, siap turun ke bawah, dan siap mendengar. Itu modal utama saya sebagai anak Samboja yang besar dari GMNI,” ucapnya.
Dengan latar belakang aktivis mahasiswa, pengusaha, pengalaman politik sejak 2005, serta gagasan membangun ekonomi pesisir, nama Loies Subowo Saminanto kini diperhitungkan dalam konstelasi politik Kukar. Keputusan resmi terkait Ketua DPC Demokrat Kukar masih menunggu mekanisme internal partai. (riz)
Editor : Muhammad Rizki