Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkab Kukar Gelar Job Fair 2026, Target 80 Persen Peserta Terserap Dunia Kerja

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:44 WIB
Plt Kepala Distransnaker Kukar Dendy Irwan Fahriza
Plt Kepala Distransnaker Kukar Dendy Irwan Fahriza

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – Upaya Pemkab Kutai Kartanegara menekan angka pengangguran kembali diwujudkan lewat Job Fair Kukar 2026.

Bursa kerja tahunan ini tidak sekadar jadi ajang temu pencari kerja dan perusahaan, tapi juga dibidik menghasilkan penempatan nyata yang jauh lebih besar dari tahun lalu.

Distransnaker Kukar menargetkan minimal 80 persen peserta yang dinyatakan lolos wawancara berpeluang langsung lanjut ke tahap rekrutmen hingga bekerja.

Target itu muncul setelah evaluasi Job Fair 2025 yang diikuti 28 perusahaan dan sekitar 1.000 pencari kerja, namun hanya 25 orang dari tiga perusahaan yang melaporkan penempatannya ke pemerintah.

Baca Juga: Siap-Siap Rekening Menggemuk! Insentif Ketua RT di Kukar Bakal Naik Jadi Rp 1,5 Juta

Plt Kepala Distransnaker Kukar Dendy Irwan Fahriza menyebut hingga Rabu (23/6/2026) sudah 20 perusahaan dari sembilan sektor mendaftar. “Sampai saat ini pendaftaran Job Fair sudah diikuti 20 perusahaan dari sembilan sektor yang telah mendaftar,” ujarnya.

Sektor peserta beragam, mulai perbankan, retail, pertambangan, produksi es, perkebunan, hingga food and beverage. Kegiatan berlangsung dua hari pada 14–15 Juli 2026 di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang.

“Pelaksanaannya efektif 14 sampai 15 Juli di Gedung PKM. Sebelumnya ada seleksi berkas, lalu tanggal 14 hingga 15 Juli proses wawancara,” jelas Dendy.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Job Fair 2026 mewajibkan perusahaan mengumumkan hasil wawancara pada hari terakhir. “Pada 15 Juli akan diumumkan hasil wawancara kepada para peserta,” katanya.

Baca Juga: Bidik Pajak 14 Ribu Kendaraan dan Alat Berat Korporasi SDA, Pemprov Terjunkan Tim Terpadu Sikat PAD Kaltim yang Bocor

Kebijakan itu untuk memastikan transparansi dan mempermudah pemantauan tingkat keberhasilan penempatan. “Paling tidak 80 persen dari hasil pengumuman wawancara akan berujung pada penempatan tenaga kerja. Dengan begitu kami dapat data penempatan yang lebih akurat,” ujarnya.

Dendy juga menekankan pengumuman hasil wawancara bukan berarti peserta langsung diterima kerja. Masih ada tahapan lanjutan seperti medical check up sebelum penempatan.

“Kalau langsung mengumumkan penempatan tentu tidak mungkin, karena masih ada tahapan berikutnya, salah satunya pemeriksaan kesehatan,” ujarnya. Namun ia memastikan peserta yang lolos wawancara memiliki peluang besar untuk ditempatkan.

Sosialisasi kegiatan sudah dilakukan Distransnaker secara virtual ke 20 kecamatan dan disampaikan ke sekitar 220 perusahaan yang terdaftar dalam wajib lapor ketenagakerjaan.

Pemkab berharap Job Fair 2026 menjadi instrumen nyata mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha, sekaligus menekan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#job fair kukar 2026 #lowongan kerja kutai kartanegara #distransnaker kukar #loker tenggarong 2026 #bursa kerja kaltim