Nelayan Loa Kulu yang Tenggelam Ditemukan setelah 2 Hari Pencarian

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:33 WIB
MENINGGAL: Proses ervakuasi jenazah Achdar Has oleh Tim SAR Gabungan. (IST)

 

 
MENINGGAL: Proses ervakuasi jenazah Achdar Has oleh Tim SAR Gabungan. (IST)    

 

TENGGARONG - Pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di Sungai Mahakam akhirnya membuahkan hasil. Korban Achdar Has (64) ditemukan meninggal dunia, Selasa (4/8/2026), setelah dua hari tim SAR gabungan melakukan penyisiran.

Jenazah korban ditemukan sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal yang diduga menjadi tempat ia tenggelam, tepatnya di Perairan RT 19 Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

"Korban ditemukan pada atau sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal diduga tenggelam. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani.

Baca Juga: TKD Rp 3 Triliun Belum Jelas, Bupati: Itu Hak Kabupaten Kukar yang Tertahan di Pusat

Korban sehari-hari berprofesi sebagai nelayan merawai ikan. Area kerjanya membentang di sepanjang Sungai Mahakam, mulai dari wilayah Pongkor hingga Jembayan RT 19.

Kronologi bermula Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. Seorang saksi mengantar kru kapal melalui jalur sungai ke wilayah Harapan Baru. Saat kembali melintas pukul 08.00 Wita, saksi melihat perahu milik korban terapung dalam keadaan kosong tanpa ada orang di atasnya.

Merasa curiga, saksi mendekat dan memeriksa. Karena korban tidak ada, temuan itu kemudian dilaporkan ke warga. Warga lalu menghubungi anak korban untuk memastikan. Pihak keluarga memastikan korban belum pulang sejak berangkat melaut pagi itu.

Dari temuan perahu kosong di jalur biasa korban mencari ikan, tim gabungan menduga korban terjatuh dan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam RT 19 Desa Jembayan.

Operasi pencarian pun digelar. Tim gabungan yang terdiri dari Disdamkarmatan Kukar, Satpolairud Polres Kukar, Polsek Loa Kulu, relawan dan warga melakukan penyisiran di sepanjang alur sungai dengan titik fokus di sekitar lokasi ditemukannya perahu.

Setelah jenazah ditemukan dan dievakuasi, korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi ditutup. (*)

Editor : Sukri Sikki
sar Loa Kulu nelayan tenggelam