Lahan Gambut di Seputar Tol Samarinda-Balikpapan Terbakar Sabtu Malam

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:55 WIB
KARHUTLA: Pemadaman kebakaran lahan di Tol Samarinda-Balikpapan berlangsung sekitar dua jam. (IST)

 
KARHUTLA: Pemadaman kebakaran lahan di Tol Samarinda-Balikpapan berlangsung sekitar dua jam. (IST)  

 

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – Lahan gambut di kawasan Jalan Tol Samarinda-Balikpapan KM 31/400 terbakar pada Sabtu (22/8/2026) malam. Petugas pemadam membutuhkan waktu hampir dua jam untuk memastikan api benar-benar padam.

Baca Juga: Karhutla di Jengan Danum Hanguskan 5 Hektare Lahan, 6 Jam Tim Gabungan akhirnya Padamkan Api   

Kebakaran dilaporkan ke Pos Sektor Samboja pada pukul 22.05 Wita setelah informasi diterima dari Lurah Sungai Merdeka. Lima belas menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Komandan Damkarmatan Pos Sektor Samboja, Saharuddin mengatakan, petugas menggunakan metode penyemprotan langsung sekaligus membasahi area sekitar titik api untuk mencegah kobaran meluas.

“Setelah menerima laporan, personel segera menuju lokasi menggunakan unit pemadam kebakaran. Sesampainya di lokasi, personel segera melakukan pemadaman menggunakan metode penyemprotan langsung serta pembasahan di sekitar titik api untuk mencegah penyebaran kebakaran,” kata Saharuddin.

Baca Juga: Karhutla Samarinda Tembus 77 Kejadian, BPBD Menduga Ada Unsur Kesengajaan

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 Wita. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan hingga pukul 23.54 Wita untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dipastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi menyala kembali,” ujarnya.

Baca Juga: 3.000 Guru di Kukar Berpeluang Jadi PNS, Disdikbud Masih Tunggu Aturan dari Pusat

Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare. Objek yang terbakar merupakan lahan gambut, sementara tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Saharuddin menyebut kondisi cuaca panas diduga menjadi salah satu faktor yang memicu kebakaran lahan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polsek Samboja, Koramil Samboja, Kikav 23, Lurah Sungai Merdeka, Manggala Agni, PMI Samboja, Kontras, Masyarakat Peduli Api (MPA) Sungai Merdeka, serta Jasa Marga.

Petugas Damkarmatan Pos Sektor Samboja mengerahkan satu unit tangki bulat, satu unit AVP KT 9010 CW, selang pemadam, nozzle, serta sejumlah peralatan pendukung.

Setelah api dipadamkan, petugas memastikan kondisi kawasan aman dan kondusif. Pemantauan tetap dilakukan di area bekas kebakaran untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. (*)

Editor : Sukri Sikki
jalan tol terbakar lahan gambut samboja