KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Keterisian tenant di Pujasera Taman Kota ArbizzSpace, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) lampaui target. Dari target awal 80 persen dari 58 tenant, kini dipastikan terisi semua.
Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Santi Efendi mengatakan, seluruh tenant telah terisi. Kondisi itu membuat tingkat keterisian diproyeksikan mencapai 95 persen untuk mengantisipasi kemungkinan kendala operasional pada saat pembukaan.
“Untuk hari ini 58 terisi. Makanya yang kemarin target kami 80 persen. Insyaallah jadi 95 persen, karena kami takutnya 5 persen error atau orang sakit. Tapi hari ini semua terisi,” kata Santi.
Baca Juga: IHSG Menguat 4,64 Persen, Transaksi Harian Pasar Saham Meningkat
Sebelum pembukaan resmi, pengelola menggelar shop opening mulai Senin (14/9/2026) malam. Sejumlah hiburan, termasuk penampilan band, dijadwalkan berlangsung hingga Jumat sore.
Sementara pembukaan resmi dijadwalkan pada 19 September 2026 malam oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Agenda itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi dan Hari UMKM, sekaligus peluncuran aplikasi Kukargo bersama DPMPTSP.
Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Dorong Peningkatan Konektivitas dan Keselamatan Transportasi di Peringatan Hubnas
Santi menyebut seluruh tenant diharapkan sudah beroperasi saat pembukaan resmi, termasuk tenant yang berada di area kontainer. Dengan begitu, kawasan tersebut dapat langsung menjadi ruang aktivitas usaha masyarakat.
Soal komposisi pelaku usaha, pemerintah menyerahkan proses pengisian tenant kepada pengelola. Menurut Santi, pengelola memiliki mekanisme kurasi sendiri agar tenant yang masuk sesuai dengan konsep kawasan.
“Kalau untuk pengisian tenant itu kami serahkan ke pengelola, karena itu hak pengelola. Karena mereka juga punya kurasi, karena punya konsep,” ujarnya.
Baca Juga: Diskes Balikpapan Instruksikan Faskes Siaga KLB Diare Saat Musim Kemarau
Kurasi tersebut juga berkaitan dengan penataan jenis usaha. Santi mengatakan komposisi tenant diatur agar produk yang ditawarkan tidak terlalu banyak memiliki jenis yang sama dan tetap berimbang.
“Seperti hari ini kan dilihat nih, Kopi Peng. Kopi Teng kan jualan kopi. Sebelahnya itu kan ada dapur makanan berat. Jadi berimbang,” jelasnya. Sejumlah tenant menyediakan makanan dan minuman, mulai dari kopi, omelet, makanan berat, Soto Kutai hingga jajanan khas Kutai.
Santi juga menyebut pelaku usaha dari kawasan Titik Nol kemungkinan tidak menjadi bagian dari tenant di Puja Sera ArbizzSpace. Namun, informasi tersebut masih akan dikonfirmasi kembali kepada pihak pengelola.
“Karena konsep mereka ini sudah seminggu jalan, sepertinya untuk yang di Titik Nol kemungkinan tidak ada. Tapi akan saya tanyakan kembali, karena saya bilang tadi ada kurasinya,” katanya.
Baca Juga: Debit Air Baku Sungai Sangatta Turun, Produksi Perumdam TTB Berkurang 15 Persen
Kehadiran Pujasera Taman Kota ArbizzSpace juga diarahkan untuk memperluas titik perputaran ekonomi di Tenggarong, termasuk selama rangkaian Erau dan peringatan Hari Kota Raja.
Santi mengatakan kawasan tersebut tidak hanya disiapkan sebagai lokasi usaha kuliner. Halaman dan area parkir yang tersedia juga berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan lain, termasuk kegiatan tradisional. (*)
Editor : Sukri Sikki