Tangani Karhutla di Muara Badak, PT Tritunggal Sentra Buana Terjunkan Tim Pemadam dan Logistik

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 17:02 WIB
KOMPAK: Tim gabungan saat memadamkan api di kawasan Muara Badak.
KOMPAK: Tim gabungan saat memadamkan api di kawasan Muara Badak.

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga kembali ditunjukkan PT Tritunggal Sentra Buana (PT TSB) saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Tergabung dalam tim terpadu, perusahaan perkebunan ini mengerahkan regu pemadam kebakaran serta menyalurkan bantuan logistik untuk menanggulangi karhutla di Desa Tanah Datar dan Desa Sungai Bawang.

Api yang sempat berkobar di lahan masyarakat tersebut diperkirakan menghanguskan area seluas kurang lebih 4 hektare. Meski kobaran api berada di luar area Hak Guna Usaha (HGU) maupun wilayah konsesi perusahaan, PT TSB bergerak cepat mengambil bagian dalam pemadaman.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian mendalam terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar. Penanganan karhutla di lapangan berjalan solid berkat kerja sama lintas sektor.

Baca Juga: Geger Temuan Jasad Bayi dalam Tas Ransel di Tenggarong Seberang, Polisi Amankan Ibu Kandung

Tim pemadam PT TSB berjibaku memadamkan api bersama Polsek Muara Badak, Koramil Muara Badak, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, jajaran Pemerintah Kecamatan Muara Badak, serta aparat Desa Tanah Datar dan Desa Sungai Bawang.

Plantation Head PT TSB Leksono Budi Santoso menegaskan, keterlibatan aktif korporasi dalam mengatasi kebakaran lahan merupakan komitmen jangka panjang perusahaan demi menjaga ekosistem tetap aman.

"Perusahaan bersama masyarakat harus saling bekerja sama dan aktif dalam pencegahan serta penanggulangan karhutla melalui sosialisasi, patroli bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), serta melakukan pengendalian titik api baik di dalam maupun di luar area perizinan," ujar Leksono Budi Santoso.

Ia menambahkan, potensi kerawanan karhutla masih patut diwaspadai mengingat kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau. Sinergi yang kuat antarsektor dinilai menjadi tameng utama dalam menekan risiko kebakaran meluas.

Baca Juga: Bontang Baru Punya Lima SPBU, Pemkot Dorong Perumda AUJ Bangun SPBU Baru

"Risiko karhutla masih tinggi selama musim kemarau berlangsung sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk menjaga lingkungan dan meminimalkan dampaknya. Melalui dukungan ini, kami berharap selalu dapat memberikan kontribusi serta membangun kerja sama yang baik dalam penanggulangan karhutla yang terjadi," tutur Leksono.

Salurkan Logistik dan Masker untuk Tim Lapangan Tak hanya menurunkan tim dan armada pemadaman, PT TSB juga memastikan kebugaran para petugas gabungan di lapangan tetap terjaga. Pasokan logistik berupa 10 dus air mineral dan 40 paket konsumsi langsung disalurkan ke posko darurat.

Guna melindungi warga serta personel lapangan dari risiko infeksi saluran pernapasan akibat asap tebal, bantuan masker medis sebanyak puluhan kotak turut dibagikan di lokasi terdampak. Langkah sigap PT TSB dan mitra terkait mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat.

Kehadiran regu pemadam swasta di garda terdepan dinilai sangat membantu mempercepat proses pemadaman bara api di titik-titik yang sulit dijangkau.

"Dukungan ini menunjukkan pentingnya kerja sama dalam penanganan karhutla. Kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sinergi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan untuk mempercepat penanganan serta mencegah kejadian serupa," pungkas perwakilan Kecamatan Muara Badak. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
PT Tritunggal Sentra Buana Karhutla Kukar BPBD Kukar Muara Badak kebakaran hutan dan lahan