TENGGARONG - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar mengingatkan seluruh atlet yang diproyeksikan berlaga pada Porprov VIII Kaltim 2026 di Paser agar memprioritaskan kondisi kebugaran dan menghindari risiko cedera. Para atlet diminta tidak memaksakan diri di luar batas toleransi tubuh saat menjalani rangkaian latihan intensif.
Sebab, atlet yang telah mengantongi tiket lolos Babak Kualifikasi (BK) berpotensi kehilangan kesempatan emas membela daerah apabila mengalami cedera fisik. Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menegaskan, tugas pokok olahragawan saat ini terpusat pada pematangan teknik dan pemeliharaan stamina.
Baca Juga: Logistik dan APD Disalurkan, Garis Depan Penanganan Karhutla di Kukar Makin Kuat
Kebugaran prima menjadi kunci mutlak sebelum unjuk kemampuan di pentas olahraga terakbar tingkat provinsi tersebut. "Harapan kami, pertama kepada para atlet, tugas mereka adalah latihan, kemudian mempersiapkan diri, menjaga kesehatan, dan bertanding dengan tetap semangat," ujar Aji Ali saat ditemui di Gedung DPRD Kukar.
Menurutnya, kewaspadaan menjaga fisik kian krusial menyusul kondisi cuaca yang dinilai kurang menentu untuk aktivitas luar ruang. Atlet beserta pelatih diharapkan bijak menyesuaikan ritme dan porsi latihan dengan daya tahan tubuh masing-masing. "Harapan kami, para atlet menjaga kesehatan karena kondisi cuaca saat ini sudah tidak memungkinkan untuk beraktivitas seperti hari-hari biasanya," tuturnya.
Baca Juga: Atlet PB Hevindo Balikpapan Raih Perak dan Perunggu di Sirnas C Piala Raja 2026
Aji Ali menerangkan, kendala fisik sebelum hari pertandingan akan memicu kerugian ganda bagi kontingen. Peluang mendulang medali yang dipersiapkan lewat seleksi kualifikasi panjang bisa pupus seketika. "Jangan sampai mereka cedera sehingga tidak memiliki kesempatan untuk bertanding," tegas Aji Ali.
Ia membeberkan, sebelumnya terdapat atlet dari salah satu cabang olahraga yang mengalami cedera saat melakoni sesi latihan rutin. Peristiwa tersebut harus menjadi peringatan nyata bagi cabang olahraga lain agar menerapkan manajemen pemulihan secara disiplin.
"Karena sebagus apa pun persiapannya, kalau atlet tidak mempersiapkan diri dan lalai menjaga kesehatan, tentu ini akan menjadi kerugian bagi kita sendiri," jelasnya.
Baca Juga: Anggota Polres Kutim Borong Dua Emas di Ajang Panglima TNI Cup 2026
Di sisi lain, Aji Ali meminta para patriot olahraga Kukar tidak terbebani urusan teknis di luar arena pertandingan. Perkara pendanaan maupun logistik kontingen sepenuhnya diemban pemerintah daerah bersama KONI Kukar dan DPRD.
"Untuk urusan yang lain, seperti anggaran dan sebagainya, percayakan kepada pemerintah bersama KONI dan DPRD untuk melakukan persiapan serta menjalankan tugas masing-masing," tandasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki