KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga kelestarian adat dan tradisi leluhur.
Di tengah derasnya arus kemajuan teknologi, Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi mengajak seluruh generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya daerahnya.
Baca Juga: Duta Lingkungan Hidup Napak Tilas Jejak Leluhur di Erau Adat Kutai
Pesan penuh makna tersebut diutarakan langsung oleh Junadi usai mengikuti rangkaian prosesi ziarah ke makam Sultan Aji Imbut dan para raja Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Senin (28/9).
Menurut Junadi, kemajuan teknologi informasi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi ketahanan budaya lokal. Kecintaan terhadap kearifan lokal harus dipupuk secara sadar agar tidak lenyap ditelan zaman.
"Pesan untuk generasi muda bagaimana kita terus bisa menjaga adat budaya saja. Karena sekarang sudah mulai terkikis dengan kemajuan teknologi, anak-anak muda sekarang sudah mulai meninggalkan adat budaya itu," ungkap Junadi.
Baca Juga: Bupati Kutim Minta Aset Tanah Pemkab Jelas, Persoalan Lahan Masih Muncul di Lapangan
Ia menegaskan bahwa benteng utama pelestarian adat istiadat berada di tangan generasi penerus itu sendiri. Rasa bangga dan kepemilikan terhadap warisan tanah kelahiran dinilai menjadi fondasi yang mutlak dimiliki kaum muda Kukar.
"Saya mengajak adik-adik semua yang ada di Kabupaten Kukar, bagaimana kita mencintai adat budaya kita sendiri. Karena kalau tidak kita sendiri yang mencintai, siapa lagi yang akan mempertahankan adat budaya kita," tegasnya.
Baca Juga: Mandor Konstruksi Kubar Digembleng Sertifikasi dan Standar Keselamatan Ketat
Junadi memaparkan agenda ziarah makam para raja Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bukan semata ritual tahunan belaka. Kegiatan sakral tersebut merupakan bentuk takzim dan penghormatan mendalam kepada tokoh-tokoh besar pendahulu daerah.
Salah satu figur sentral yang diziarahi adalah Sultan Aji Imbut, sosok berjasa yang menjadi peletak dasar berdirinya Kota Tenggarong hingga tumbuh berkembang seperti saat ini.
"Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita sudah melakukan ziarah ke makam Sultan Aji Imbut. Ini salah satu wujud perhatian kita kepada Sultan Kutai Kartanegara karena beliau adalah salah satu tokoh pendiri Kota Tenggarong," tutur Junadi.
Ia meyakini kelestarian tradisi dan nilai budaya lokal akan memberikan energi positif bagi pembangunan Kukar yang berkelanjutan. Kemajuan fisik daerah semestinya berjalan selaras dengan pemeliharaan jati diri masyarakat.
Dari sisi kelembagaan legislatif, Junadi memastikan DPRD Kukar siap mengawal penuh sektor kebudayaan dan pariwisata. Dukungan nyata tersebut terus diwujudkan, khususnya melalui alokasi anggaran daerah yang berpihak pada pelestarian tradisi.
"Selama ini, hal-hal yang berbau adat budaya dan pariwisata, insya Allah DPRD terus akan menjaga, baik itu penganggaran maupun hal-hal lain untuk kemajuan pariwisata di Kukar," pungkas Junadi.
Dukungan penuh legislatif terhadap agenda kebudayaan diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Kukar untuk terus melestarikan warisan leluhur di tengah modernisasi. (*)
Editor : Sukri Sikki