Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Upacara HUT ke-80 RI di Kutim Diwarnai Insiden, Bendera Merah Putih Sempat Tak Terbentang Sempurna, Ini Penyebabnya

Jufriadi • Minggu, 17 Agustus 2025 | 13:27 WIB

Momen bendera Merah Putih tidak langsung terbentang sempurna saat dikibarkan Paskibraka Kutim pada upacara HUT ke-80 RI. (Jufriadi/KP)
Momen bendera Merah Putih tidak langsung terbentang sempurna saat dikibarkan Paskibraka Kutim pada upacara HUT ke-80 RI. (Jufriadi/KP)

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim), Minggu (17/8). Momen khidmat itu sempat diwarnai insiden kecil saat pengibaran bendera Merah Putih.

Bendera sempat tidak berkibar sempurna saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kutim membentangkannya. Tali yang digunakan melilit bagian bendera ketika ditarik oleh petugas pengibar.

Kepala Pelatih Paskibraka Kutim, Aiptu Wahyu Winarko menjelaskan, persoalan muncul karena penggunaan tali baru yang kondisinya masih kaku. “Ada penggantian tali dari pihak mungkin enggak tahulah siapa. Yang jelas itu tali adalah tali baru. Untung tadi pagi sudah kita cek itu. Sebenarnya akan lebih fatal pada saat tadi sebelum kita cek sebenarnya,” terangnya.

Baca Juga: Khidmat dan Meriahnya Upacara 17 Agustus 2025 di Balikpapan meski Diwarnai Rintik Hujan

Wahyu menegaskan, tim pelatih sudah menyiapkan segala antisipasi. Namun, kondisi di lapangan berbeda dari latihan sebelumnya. “Adik-adiknya ini (Paskibraka) terbiasa pakai tali yang lama, yang lebih longgar akhirnya salah tarik gitu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Badan Kesbangpol Kutim, Hapiah, juga menyoroti insiden tersebut. Ia mengaku heran karena selama 23 hari masa latihan hingga gladi bersih, tidak ada kendala berarti.

“Permasalahannya itu tadi pagi, pas kita sudah di tribun, sudah siap waktunya, ada laporan tali berubah,” ungkapnya. Hapiah menegaskan, insiden itu bukan kesalahan Paskibraka maupun pelatih. Menurutnya, persiapan sudah maksimal dan latihan berjalan sesuai prosedur. “Tapi yang namanya insiden ya kita tidak bisa prediksi juga,” tambahnya.

Baca Juga: HUT Ke-80 RI, Ini Pesan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud untuk Anak Muda Kota Minyak

Meski sempat diwarnai insiden, bendera akhirnya tetap berkibar di langit Kutim, menandai peringatan kemerdekaan RI ke-80. Hapiah pun berharap pengalaman tahun ini bisa memperkuat mental adik-adik Paskibraka.

“Harapan kita adik-adik yang kita latih, kita didik ini, mereka bisa menjalankan tugas dengan baik. Bukan hanya di pengibaran dan penurunan bendera saja tapi mereka sudah siap ke depannya,” pungkasnya. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#pengibaran bendera merah putih #HUT RI 17 Agustus 2025 #HUT ke-80 #sangatta