KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Objek wisata Pantai Jepu-Jepu di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih ramai dikunjungi wisatawan pada masa libur awal tahun. Lonjakan pengunjung terpantau sejak 30 Desember 2025.
Pada Minggu (4/1), jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Jepu-Jepu diperkirakan mencapai sekitar 8.000 orang. Kepadatan terlihat di sejumlah titik, terutama di area bibir pantai dan pondok-pondok istirahat.
Mayoritas pengunjung merupakan wisatawan lokal yang datang bersama keluarga dan rombongan kecil untuk mengisi libur akhir tahun. Cuaca cerah turut mendukung aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Sejumlah aktivitas dilakukan pengunjung, mulai dari berenang, bermain pasir, hingga bersantai menikmati pemandangan laut.
Salah seorang pengunjung, Butsaimah, menilai fasilitas di Pantai Jepu-Jepu cukup memadai untuk berlibur. “Fasilitasnya sudah cukup bagus. Cocok untuk liburan sebelum kembali masuk kerja,” ujarnya.
Namun, ia mengeluhkan kondisi akses jalan menuju kawasan Kaliorang. Menurutnya, di beberapa titik jalan poros Bengalon–Kaliorang masih mengalami kerusakan. “Kalau di dalam desa aman, jalannya bagus. Tapi di jalan poros masih ada yang runtuh,” katanya.
Camat Kaliorang, Rusnomo, mengatakan lonjakan kunjungan wisatawan ke Pantai Jepu-Jepu sudah terjadi sejak 30 Desember 2025 dan terus berlangsung hingga awal Januari ini. “Sejak tanggal 30 Desember pengunjung sudah ramai,” ujarnya.
Ia menyebut, khusus pada hari ini jumlah pengunjung diperkirakan berada di kisaran 8.000 orang. Menurutnya, pada hari-hari besar jumlah kunjungan dapat meningkat jika digabung dengan objek wisata lain di wilayah Kaliorang.
“Kalau digabung dengan Pantai Marang dan Tangga Bidadari, bisa mencapai 15.000 sampai 20.000 pengunjung,” jelasnya.
Rusnomo menambahkan, Pantai Jepu-Jepu masih menjadi destinasi wisata paling ramai di wilayah Kaliorang. Pengelolaan kawasan wisata tersebut dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang bekerja sama dengan pelaku UMKM dan pengelola parkir.
Terkait pengembangan, pemerintah kecamatan telah mengusulkan peningkatan fasilitas wisata kepada pemerintah kabupaten. “Usulan sudah kami sampaikan, tinggal menunggu tindak lanjut dari pemerintah kabupaten,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo