Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Piala Dunia 2026

Truk Terjatuh dari LCT di Sungai Telen, Satu Orang Meninggal Dunia

Jufriadi • Kamis, 22 Januari 2026 | 08:46 WIB

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan air di Sungai Telen, Kecamatan Telen, Kutai Timur.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan air di Sungai Telen, Kecamatan Telen, Kutai Timur.

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Kecelakaan air terjadi pada Senin (19/1) malam di Dermaga Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur. Sebuah kapal ponton penyeberangan milik PT Sinar Mas mengalami kecelakaan, menyebabkan dua unit dump truck tercebur ke Sungai Telen.

Insiden ini juga merenggut nyawa seorang penumpang yang terjatuh ke dalam sungai. Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 21.00 Wita, saat kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) berwarna kuning oleng dan hilang kendali.

Akibatnya, dua kendaraan yang berada di atas kapal jatuh ke dalam sungai bersama sejumlah penumpang yang ikut tercebur.

Baca Juga: PSIM Kembali Utuh, Alarm Bahaya Persebaya Jelang Laga di Sultan Agung

Sebelum kecelakaan, sekitar pukul 19.00 Wita, tiga unit dump truck bermuatan cangkang sawit bergerak menuju Dermaga Rantau Panjang. Rencananya, kendaraan-kendaraan tersebut akan menyeberang ke Samarinda.

Ketiga kendaraan tersebut adalah dump truck Isuzu KT 8179 NQ yang dikemudikan Aldi, dump truck Hino KT 8579 VN yang dikemudikan Wandi, serta dump truck Isuzu KT 8341 YT yang dikemudikan Sultan.

Setibanya di dermaga, sekitar pukul 21.00 Wita, ketiga kendaraan tersebut naik ke LCT. Urutan kendaraan di atas kapal adalah Isuzu KT 8179 NQ di posisi pertama, diikuti Hino KT 8579 VN, dan Isuzu KT 8341 YT di bagian depan dekat lidah kapal.

Baca Juga: 32 Pelajar Diamankan di Sendawar, Warga Ngenyan Asa Terganggu Aktivitas Mereka

Kapal tersebut dikemudikan oleh nahkoda Abson, dibantu oleh seorang anak buah kapal (ABK) bernama Medi dan Andi Agus yang bertugas mengarahkan kendaraan saat naik ke kapal. Setelah ketiga kendaraan berada di atas kapal, LCT mulai bergerak mundur dan melakukan manuver putar.

Namun, kapal tiba-tiba oleng dan terbalik ke sisi kanan, mengakibatkan dua dump truck jatuh ke sungai.

Dalam kejadian ini, Aldi, Wandi, Sultan, Medi, dan nahkoda Abson berhasil menyelamatkan diri dengan bantuan warga sekitar. Namun, Andi Agus, penumpang yang membantu mengarahkan kendaraan, tenggelam dan hilang.

Baca Juga: Kafe 99 di Paser Terbakar, Api Hampir Merembet ke Pemukiman

Pencarian korban dan kendaraan segera dimulai, melibatkan tim SAR gabungan, pihak perusahaan, dan masyarakat setempat. Upaya pencarian berlangsung selama tiga hari. Pada Rabu (21/1), pencarian membuahkan hasil.

Kasat Polairud Polres Kutim, AKP Sudarwanto, menjelaskan bahwa pencarian melibatkan penyisiran permukaan sungai dan penyelaman di titik-titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya korban dan kendaraan.

Sekitar pukul 15.00 Wita, tim SAR bersama warga berhasil menemukan satu unit dump truck Hino warna hijau nomor polisi KT 8579 VN. Kendaraan tersebut kemudian dievakuasi dengan bantuan alat berat excavator milik perusahaan setelah dilakukan pengikatan sling oleh penyelam Basarnas.

Baca Juga: Eks Gelandang Serang Arsenal Antusias Debut Bersama Persik Kediri

Pencarian dilanjutkan hingga sore hari. Pada pukul 18.21 Wita, tim SAR berhasil menemukan jenazah Andi Agus Supriadi (45), warga Kabupaten Penajam Paser Utara, dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas PDC Kecamatan Muara Wahau untuk dilakukan visum.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan akan dibawa ke Kabupaten Penajam Paser Utara,” tambah AKP Sudarwanto.

Sementara itu, satu unit dump truck lainnya, yakni Isuzu warna putih nomor polisi KT 8341 YT, masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan berencana untuk melanjutkan pencarian. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Truk cangkang sawit Kutai Timur #LCT oleng Kutai Timur #PT Sinar Mas Kutai Timur #Truk tercebur Sungai Telen #Kecelakaan LCT