Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Balai Taman Nasional Kutai Tutup Sementara Wisata Alam Prevab, Ini Alasannya

Jufriadi • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:36 WIB
TUTUP SEMENTARA: Objek Wisata Alam Prevab Taman Nasional Kutai.
TUTUP SEMENTARA: Objek Wisata Alam Prevab Taman Nasional Kutai.

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Objek Wisata Alam Prevab di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) akan ditutup sementara mulai 15 Februari 2026 hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan untuk pemulihan ekosistem serta perbaikan tata kelola dan pelayanan wisata.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNK, Kristina Nainggolan, mengatakan penutupan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan pada kawasan wisata alam, terutama yang berbasis konservasi.

“Itu agenda rutin sebenarnya, karena setiap tempat wisata alam memang perlu waktu pemulihan. Apalagi Prevab ini berbeda dengan Sangkima Jungle Park atau Bontang Mangrove Park, karena Prevab merupakan habitat orang utan,” kata Kristina, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, selama penutupan, pengelola memberikan ruang bagi ekosistem dan satwa liar untuk pulih tanpa gangguan aktivitas wisata.

Selain pemulihan ekosistem, Balai TNK juga akan melakukan persiapan peningkatan fasilitas dan penataan manajemen wisata sesuai arahan Kementerian Kehutanan. Salah satu fokus utama adalah digitalisasi pelayanan wisata.

“Dalam rangka digitalisasi pelayanan wisata di seluruh tempat wisata di bawah pengelolaan Kementerian Kehutanan, kita juga mau meningkatkan fasilitas di Prevab,” jelasnya.

Kristina mengungkapkan, selama ini terdapat keluhan dari agen wisata yang bekerja sama dengan Balai TNK, khususnya terkait sistem pemesanan dan ketersediaan fasilitas menginap.

“Selama ini belum digitalisasi, sehingga jumlah pengunjung yang booking tidak terekam dengan baik. Akibatnya, saat mereka sampai di Prevab, tidak mendapatkan pondok wisata untuk menginap,” katanya.

Terkait durasi penutupan, Kristina menyebut belum bisa memastikan waktu pembukaan kembali. “Makanya kami masih bilang sampai waktu yang belum ditentukan, karena persiapannya mencakup fasilitas pendukung seperti sinyal, ticketing, dan pelayanan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya sengaja tidak menetapkan waktu pasti untuk menghindari keluhan dari agen wisata.

“Kalau kami tentukan tanggalnya ternyata belum selesai, kan dari agen wisata yang terlanjur terima bookingan nanti jatuhnya komplain. Kami berusaha meminimalisir itu supaya pelayanan kami lebih baik,” jelasnya.

Prevab dikenal sebagai destinasi wisata alam berbasis konservasi Orang Utan yang menyediakan pondok wisata bagi pengunjung yang ingin menginap. Menurut Kristina, banyak wisatawan memilih tinggal lebih lama untuk menyesuaikan waktu kunjungan dengan aktivitas alami orang utan.

“Wisata orang utan itu waktunya terbatas, biasanya pagi sekali atau sore menjelang magrib. Banyak wisatawan ingin menginap supaya bisa menyesuaikan waktu tersebut,” tuturnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#tutup sementara #kutai timur #Pemulihan ekosistem #kaltim post #Perbaikan fasilitas #objek wisata #taman nasional kutai