KALTIMPOST.ID, SANGATTA-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Bengalon–Muara Wahau Km 102, Desa Tepian Indah, Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Jumat (10/4) sekitar pukul 13.30 Wita.
Insiden itu melibatkan sebuah ambulans dan mobil penumpang. Tidak ada korban jiwa hingga meninggal dunia, namun lima orang luka-luka. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan diduga dipicu kondisi jalan berlubang, serta kurangnya kehati-hatian pengendara.
Saat itu, ambulans Suzuki APV milik RSUD Taman Husada Bontang yang dikemudikan Muhammad Nur Akbar melaju dari arah Muara Wahau menuju Bengalon. Di lokasi kejadian, pengemudi ambulans berupaya menghindari lubang dengan mengambil sebagian jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah Bengalon menuju Muara Wahau, melaju Toyota Avanza bernopol DD 1194 FC yang dikemudikan Risal.
Baca Juga: Pemkab Paser Matangkan Pemberangkatan 543 Jamaah Haji 2026, Begini Persiapannya
Jarak yang sudah dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari meski kedua pengemudi sempat mengurangi laju kendaraan.
Akibat benturan tersebut, lima orang mengalami luka ringan berupa luka di bagian dahi, pelipis, serta lecet di beberapa bagian tubuh. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Desa Tepian Baru untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pengemudi ambulans dilaporkan selamat tanpa luka, dan satu penumpangnya hanya mengeluhkan nyeri di bahu.
Baca Juga: Prediksi Kendal Tornado FC vs Persiba Balikpapan: Beruang Madu Tekad Bangkit
Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga. "Anggota kami segera mendatangi TKP, melakukan olah TKP, serta membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ungkapnya.
Polisi juga telah mengamankan barang bukti dan mendata sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 25 juta. "Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 25 juta. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama di ruas jalan yang mengalami kerusakan,” tegasnya.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalur yang rusak.
Baca Juga: Ubah Mindset Pelayanan, Pegawai Perumdam Tirta Sendawar Digembleng Komunikasi Efektif
"Saya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mengutamakan keselamatan, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan yang ada,” tegas AKBP Fauzan Arianto. Dia juga menekankan agar pengendara tidak mengambil jalur berlawanan tanpa perhitungan yang matang.
“Jangan memaksakan mendahului atau mengambil jalur berlawanan tanpa perhitungan yang matang. Kondisi jalan yang kurang baik harus disikapi dengan ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan,” ujarnya. (*)
Editor : Dwi Restu A