Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pedagang Pasar Induk Sangatta Keluhkan Ritel Modern Buka Terlalu Pagi

Jufriadi • Senin, 13 April 2026 | 11:56 WIB
Pasar Induk Sangatta, Kutai Timur. (Jufriadi/KP)

 
Pasar Induk Sangatta, Kutai Timur. (Jufriadi/KP)  

 

SANGATTA - Pedagang di Pasar Induk Sangatta, Kutai Timur (Kutim) mengeluhkan maraknya ritel modern yang beroperasi sejak dini hari. Kondisi itu dinilai menggerus aktivitas jual beli di pasar tradisional yang selama ini menjadi pusat ekonomi masyarakat.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA), Sudarman menyebut keresahan pedagang semakin terasa karena jam operasional ritel modern dinilai tidak terkendali. Bahkan, ada yang sudah buka sejak pukul 06.00 Wita.

“Yang betul-betul meresahkan kami itu dari pasar modern. Seharusnya buka di jam 9 atau 10, tapi sekarang jam 7 bahkan jam 6 sudah buka. Ada juga yang hampir 24 jam,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada pendapatan pedagang di pasar induk. Sebab, sebagian pembeli memilih berbelanja lebih awal di ritel modern yang dinilai lebih praktis.

Padahal, Pasar Induk Sangatta selama ini menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi utama di wilayah tersebut. Dengan adanya ritel modern yang beroperasi lebih awal, posisi pasar tradisional kian terdesak.

“Pasar ini sebenarnya pusat ekonomi. Tapi dengan kondisi seperti ini, kami merasa terganggu,” ucapnya.

APPISTA pun berencana berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim untuk mencari solusi. Salah satu yang didorong adalah pengaturan jam operasional ritel modern agar tidak berbenturan langsung dengan aktivitas pasar tradisional.

“Kami nanti mau koordinasi dengan Disperindag. Bagaimana ada regulasi soal waktu operasional supaya tidak saling mengganggu,” tandasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#ritel modern #pasar induk sangatta #pedagang