Fantastis, Segini Nilai Kerugian Tiga Rumah di Bengalon yang Terbakar Hebat
Jufriadi• Minggu, 19 April 2026 | 13:51 WIB
DIAMUK API: Kebakaran menghanguskan tiga rumah di Desa Sepaso, Bengalon, Kutai Timur, Sabtu (18/4).
KALTIMPOST.ID, SANGATTA–Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah warga di Jalan M Yusuf, RT 004, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Sabtu (18/4) sekitar pukul 14.15 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan, api diduga pertama kali muncul dari lantai dua rumah milik Muhayyang. Saat kejadian, seorang saksi bernama Hernando yang berada di dalam kamar kos mendengar teriakan warga. Dia kemudian keluar dan melihat api sudah membesar.
“Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi segera menghubungi pemilik rumah dan meminta bantuan warga untuk menghubungi pemadam kebakaran,” ujar
Material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum bantuan datang.
Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Bengalon bersama dua unit PT Darma Henwa dikerahkan ke lokasi. Petugas dibantu warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 Wita.
Tiga rumah yang terdampak diketahui milik Muhayyang (59), Mukransyah (55), dan Fitriani (33), yang seluruhnya warga Desa Sepaso. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Asriadi menyebut, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. “Untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun dugaan awal berasal dari hubungan arus pendek listrik. Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” jelasnya.
Kapolsek juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait instalasi listrik di rumah. “Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tutupnya.
Saat ini kondisi di lokasi telah kondusif setelah petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api. (*)