Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Angka Anak Tidak Sekolah Masih Jadi PR di Kutim, Bupati Sebut Pendataan Belum Maksimal

Jufriadi • Selasa, 5 Mei 2026 | 13:31 WIB
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Kutai Timur (Kutim) masih menjadi pekerjaan rumah. Meski mengalami penurunan, angkanya dinilai masih tinggi dibanding daerah lain di Kalimantan Timur.

Pada 2025 lalu, ATS di Kutim tercatat mencapai sekitar 13 ribu anak. Tahun ini, jumlah tersebut turun menjadi sekitar 10 ribu. Penurunan itu disebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan karena persoalan pendataan yang belum optimal.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyebut perbaikan data masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah ATS lebih akurat.

“Sebenarnya sudah berkurang. Itu hanya pencatatannya saja yang masih belum maksimal. Jadi data yang kemarin dari sekian puluh sekian belas ribu sudah turun menjadi 10 ribu,” ujarnya.

Baca Juga: KM Binaiya Masuk Perbaikan, Pelabuhan Loktuan Tambah 2 Jadwal KM Egon

Menurut dia, secara akses, fasilitas pendidikan di Kutim relatif tersedia hingga ke pelosok desa. Namun, masih ada sejumlah faktor yang menyebabkan anak tidak bersekolah atau tidak tercatat dengan benar.

“Sepertinya kita sekolah sudah ada di mana-mana. Yang jadi pertanyaan, mereka tidak sekolah itu kenapa? Kemudian ada yang memang sekolah tetapi mereka tidak lagi di tempatnya,” katanya.

Ia menjelaskan, sebagian besar penduduk Kutim merupakan perantau yang sewaktu-waktu kembali ke daerah asal. Kondisi ini membuat banyak anak ikut pindah bersama orang tua, namun masih tercatat sebagai penduduk Kutim.

Baca Juga: Polres Kutim Wanti-wanti Penimbunan BBM, SPBU Diminta Patuh Aturan

Pemerintah daerah kini berupaya memperbarui data secara berkala dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari dinas terkait hingga perangkat di tingkat bawah.

“Data masih terus akan diperbaharui oleh Dinas Pendidikan, dibantu juga oleh beberapa lembaga dinas lainnya,” tandasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#ardiansyah sulaiman #anak tidak sekolah #kutai timur #pemkab kutim #kalimantan timur